Prabowo melantik Sudaryono berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. Demi Dharma Bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap Sudaryono saat mengikuti sumpah yang dibacakan Prabowo.
Sebelum dipercaya memimpin BGN, Sudaryono merupakan Wakil Menteri Pertanian Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. Jabatan tersebut telah diembannya sejak masa akhir pemerintahan Presiden RI ke-7 Joko Widodo(Jokowi).
Mengutip laman resmi situs pribadinya sudaryono.id, pria yang akrab disapa Mas Dar ini lahir di Grobogan, Jawa Tengah pada 23 Januari 1985.
Sudaryono menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, melalui jalur beasiswa pada 2000-2003 dan menjadi salah satu lulusan terbaik saat itu.
Ia juga merupakan lulusan sarjana Teknik Mesin di National Defense Academy (NDA), Jepang, pada 2009 dan program Master of Business Administration (MBA) di Swiss German University pada 2018.
Selain itu, Sudaryono juga meraih gelar doktor di bidang Ilmu Manajemen Keuangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2023.
Sudaryono mengawali karir profesionalnya dari 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV sejak 2018.
Selanjutnya, ia juga menjadi CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.
Di bidang politik, Sudaryono menjadi asisten pribadi (aspri) Presiden Prabowo Subianto pada 2010.
Kemudian pada 2020-2025 menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, sebelum terpilih menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jateng pada 2023.
Saat ini, ia juga merupakan Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Koperasi Garudayaksa Nusantara sejak 2020, serta dipercaya menjadi Komisaris Utama Pupuk Indonesia Holding Company dan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak 2025.
Sudaryono juga aktif di berbagai organisasi, seperti Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sejak 2021 hingga sekarang dan Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) pada 2021-2025.
Dalam Taklimat Presiden pada Januari lalu, Prabowo sempat memuji keberhasilan Sudaryono menapaki karier dari bawah hingga masuk ke jajaran pemerintahan.
"Anak petani, akhirnya jadi Wakil Menteri Pertanian," beber Prabowo dalam taklimat itu.