Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sejumlah korban yang dibawa ke RSUD Caruban Madiun diduga akibat ledakan tersebut.
"Mohon waktu njih, karena tempat kejadian ada di wilayah rekan TNI," kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Anita Dyah Puspitosari.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Madiun Kapten Inf Ismail membenarkan adanya ledakan itu namun ia mengaku tak berwenang berkomentar.
"Gupusmu di bawah Puspalad, bukan di bawah Korem," katanya.
Sementara itu pihak Dinas Penerangan Kodam V/ Brawijaya mengaku akan segera memberikan keterangan resminya.