Jakarta, - Gelandang Tim Nasional (Timnas) Inggris, Jude Bellingham lolos dari hukuman kartu merah saat menghadapi timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026, Rabu (24/6).
Pertandingan di Stadion Gillette tersebut berakhir imbang 0-0. Inggris tidak banyak berkutik di babak pertama.
The Three Lions baru memiliki banyak peluang pada babak kedua, namun gagal mengonversi peluang itu menjadi gol.
Jude Bellingham sendiri terpilih sebagai Pemain Terbaik laga tersebut meski hanya tampil 73 menit sebelum digantikan Morgan Rogers.
Bellingham juga terlibat pertengkaran sengit di babak pertama dengan pelatih Ghana, Carlos Queiroz, yang tidak senang dengan tekel gelandang Real Madrid itu kepada pemainnya. Menurut Queiroz, Bellingham beruntung tidak mendapatkan kartu merah.
Keberuntungan lain juga didapat Bellingham saat terhindar dari kartu merah karena tutup mulut saat berbicara dengan kapten Ghana Jordan Ayew sebelum kedua pemain diganti pada babak kedua.
Sementara kondisi berbeda dialami bintang Paraguay Miguel Almiron. Bintang Newcastle United itu dikartu merah karena tutup mulut saat konfrontasi dengan bek Turki, Mert Muldur. Dalam laga itu Paraguay menang 1-0.
Almiron yang dianggap melanggar aturan baru FIFA langdung dikartu merah dan absen dalam satu pertandingan melawan Australia.
Diktuip dari Sportbible, FIFA memiliki aturan tersendiri dalam memberikan hukuman kartu merah kepada pemain yang tutup mulut dalam pertandingan.
"Pemain yang menutupi mulutnya untuk berbicara tidak dilarang oleh FIFA, aturan tersebut justru mencakup kasus-kasus di mana terjadi konfrontasi yang lebih agresif."
Peraturan itu diberlakukan setelah winger Benfica, Gianluca Prestianni, menggunakan kata-kata homofobia saat melawan Real Madrid di Liga Champions, Maret lalu.
Prestianni yang dituduh membuat pernyataan rasis terhadap Vinicius Junior dihukum larangan bermain selama enam pertandingan dari UEFA.