Said Iqbal menambah deretan tokoh yang sebelumnya telah menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden.
Pada awal menjabat tepatnya Oktober 2024, Prabowo melantik tujuh orang Penasihat Khusus Presiden.
Tujuh orang itu adalah Wiranto, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan; Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan; Dudung Abdurachman, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.
Lalu Purnomo Yusgiantoro, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi; Muhadjir Effendy, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji; dan Terawan Agus Putranto, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan.
Kemudian, Bambang Brodjonegoro menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional
Prabowo dalam perjalanannya kemudian melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian.
Setelahnya, Prabowo juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Kini, Said Iqbal baru dilantik dan masuk dalam deretan tokoh yang menjadi Penasihat Khusus Presiden.