Ia kemudian menambahkan bahwa hubungannya dengan Mojtaba "tampaknya" juga rukun.
"Dia terlibat, tentu saja. Saya kira mereka (Iran) sangat menghormatinya," kata Trump saat wawancara dengan Pod Force One, Rabu (3/6).
Trump berkata demikian saat ditanya mengenai Mojtaba Khamenei dan proses negosiasi AS-Iran yang belum kunjung mufakat sejak gencatan senjata pada 8 April.
Lebih lanjut Trump menuturkan mungkin saja dirinya akan bertemu Mojtaba "suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan".
Trump pada kesempatan itu menyinggung kembali tuntutan AS dalam pembicaraan damai dengan Iran. Ia ingin Teheran setuju untuk tidak memperoleh senjata nuklir.
"Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir. Mereka sudah setuju tidak akan memilikinya, mereka bisa berubah pikiran, tapi itu salah satu hal yang harus mereka setujui," ucap Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.
Menurut Trump, perundingan damai dengan Iran sejauh ini "berkembang pesat" ke arah yang baik. Ia optimistis kesepakatan akan segera tercapai dengan Iran.
"Ini akan sangat baik. Banyak hal baik akan terjadi," jelasnya.