Jelang Libur Iduladha 2026, Rupiah Melemah ke Rp17.749 per Dolar AS

Jakarta, - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa 26 Mei 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.749 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS.

Yuan China turun 0,06 persen, peso Filipina melemah 0,16 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,30 persen, dolar Singapura turun 0,02 persen, yen Jepang melemah 0,03 persen, serta dolar Hong Kong terkoreksi 0,02 persen.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi pengecualian dengan menguat 0,18 persen terhadap dolar AS.

Di sisi lain, mata uang utama negara maju juga kompak melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,09 persen, poundsterling Inggris melemah 0,14 persen, dolar Australia terkoreksi 0,13 persen, dolar Kanada turun 0,04 persen, dan franc Swiss melemah 0,12 persen.

Analis Mata Uang DOO Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif terhadap dolar AS seiring sikap wait and see investor terhadap respons Iran atas proposal damai Amerika Serikat (AS).

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Investor wait and see menantikan respons Iran terhadap proposal damai AS yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat," ujarnya seperti melansir cnnindonesia.com, Selasa (26/5).

Dia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS.