"Iya ada sekelompok mahasiswa datang dengan berkendara ugal-ugalan dan gerak-geriknya mencurigakan," kata Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar, Jumat (1/5).
Mahasiswa tersebut diamankan saat mengendarai sepeda motor menuju ke lokasi unjuk rasa di bawah jembatan Flyover sambil ugal-ugalan. Oleh karena itu polisi menghentikannya, dan melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan ditemukan senjata tajam di motornya.
"Saat diperiksa ditemukan satu badik beserta sarungnya dan satu parang yang disimpan di bawah sadel motor," jelas Gaffar.
Meski demikian, kata Gaffar pihaknya belum mengetahui apakah diduga mahasiswa tersebut akan bergabung dalam aksi atau tidak. Namun, saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui motifnya.
"Dia mengakui parang dan badik itu miliknya dan dibawa saat mengikuti rombongan," bebernya.