[INTRO]
Presiden Prabowo Subianto tiba di Tokyo, Jepang, Minggu (29/3) malam, untuk melakukan kunjungan resmi perdana sebagai kepala negara guna memperkuat kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Presiden bersama rombongan mendarat di Bandara Haneda, Tokyo, pada pukul 19.10 waktu setempat.
Kedatangan Presiden disambut oleh Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Jepang Iwao Horii, Kepala Protokol Negara Jepang Tadayuki Miyashita, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir, serta Atase Pertahanan RI di Tokyo Laksma TNI Hidayaturrahman. Usai tiba, Presiden langsung menuju tempat bermalam di Tokyo. Selama kunjungan, Presiden dijadwalkan melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito serta menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, pertemuan tersebut akan membahas berbagai isu strategis yang menjadi pilar kerja sama Indonesia dan Jepang. Menurut dia, fokus pembahasan meliputi sektor perdagangan, teknologi, pendidikan, serta kehutanan dan lingkungan. “Pertemuan ini untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara, khususnya pada sektor-sektor strategis yang selama ini menjadi kekuatan kolaborasi Indonesia dan Jepang,” ujar Prasetyo.
Indonesia dan Jepang telah menjalin hubungan diplomatik selama 68 tahun dengan cakupan kerja sama yang luas, mulai dari ekonomi, politik hingga sosial budaya. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kedua negara menunjukkan tren positif. Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.35 WIB. Dalam penerbangan menuju Tokyo, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.