"Kemudian, untuk anggaran BTT (belanja tidak terduga) yang Bapak sudah tambahkan, totalnya Rp 268 miliar. Kami sudah cek, Pak, tiga hari langsung masuk," kata Tito dalam sidang kabinet paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).
Tito mengatakan tiap pemprov mendapat tambahan anggaran Rp 20 miliar. Sementara tiap pemkot atau pemkab mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 4 miliar.
"Jadi ada Rp 60 miliar tiga provinsi, kemudian Rp 208 miliar untuk 52 kabupaten dan kota," katanya.