- Menyambut HUT RI ke-80, Pemerintah menyelenggarakan Pesta Rakyat di Monas. Sebanyak 600 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut meramaikan gelaran tersebut. Terdiri dari 400 UMKM binaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) 200 UMKM lainnya merupakan binaan Kementerian UMKM.
Menurut Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo para pegiat UMKM ini akan menempati 400 tenda yang telah disiapkan. "Para pelaku UMKM akan menempati 400 tenda yang tersebar di titik-titik strategis kawasan Monas, yaitu sisi barat, selatan, utara, dan timur," ujar Ratu Rante Allo di Balai Kota Jakarta, Minggu (17/8) sebagaimana dikutip Antaranews.
Selain itu, 200 UMKM lainnya merupakan binaan Kementerian UMKM, sehingga total ada 600 UMKM yang tersedia di acara tersebut. Pesta Rakyat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Minggu (17/8), pukul 08.00–22.00 WIB. UMKM binaan Dinas PPKUKM melalui program Jakarta Entrepreneur bersama mitra asosiasi (Kadin, APJI, PPJI, dan CEnthong Daily) menyediakan 300.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat.
Setiap porsi bernilai Rp30.000 dan disajikan dalam kemasan paper bowl atau bento box yang higienis, dilengkapi stiker identitas UMKM. "Ragam kuliner khas Indonesia disajikan, mulai dari aneka nasi dengan lauk ayam, bebek, ikan, dan sapi, hingga hidangan tradisional seperti sate, gado-gado, ketoprak, serta nasi khas daerah, antara lain Nasi Gudeg, Nasi Bogana, dan Nasi Tutug Oncom," katanya.
Ratu menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi melalui kolaborasi pemerintah dan UMKM. “Perayaan Kemerdekaan tahun ini harus kita maknai sebagai momen kebangkitan ekonomi. Pesta Rakyat bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga wujud nyata kolaborasi dan komitmen pemerintah untuk menggerakkan roda ekonomi UMKM,” ujar Ratu.
Ratu berharap, masyarakat yang hadir dapat menikmati beragam kuliner khas Indonesia secara gratis. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi bangsa. “Melalui inisiatif ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat merasakan dampak langsung dari dukungan pemerintah sekaligus menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Ini adalah pesta kita semua, dan UMKM merupakan bagian tak terpisahkan dari kemajuan bangsa,” ucapnya.