[INTRO]
Komisi X DPR RI menyetujui pagu indikatif Kemendikti Saintek RI RAPBN TA 2026 sebesar 55,48 triliun rupiah. Selain itu terdapat penambahan anggaran Kemendikti Saintek RI yang disetujui oleh Komisi X DPR RI yaitu sebesar 12,535 triliun rupiah yang akan diusulkan ke Kementerian Keuangan RI dan Bappenas RI.Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian berkomitmen untuk terus mengawal kenaikan anggaran Kemendikti Saintek RI. Dengan adanya berbagai beasiswa, seperti KIP Kuliah dan beasiswa ADIK selama ini telah membantu ribuan mahasiswa kurang mampu untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi dan meningkatkan perekonomian diri dan keluarga.“Selain itu upaya perbaikan kualitas dosen juga perlu diapresiasi dengan adanya beasiswa seperti BPI dan beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu,(12/7/2025).Hetifah juga menekankan pentingnya program pendidikan bagi dosen-dosen di daerah 3T (terdepan, tertinggal dan terluar) untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan tinggi yang selama ini tersentralisasi di pulau Jawa.Untuk itu program-program pendidikan pra-doktoral untuk daerah 3T dan Program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Ungul (PMDSU) akan sangat bermanfaat.“Saya berharap meskipun kemarin sempat ada efisiensi anggaran, dan ada beberapa relaksasi anggaran, program-program yang berkaitan dengan pendidikan terutama untuk masyarakat miskin seperti beasiswa tidak terdampak dan dapat mendapatkan penambahan anggaran,” terang politisi Partai Golkar itu.Sekedar informasi, anggaran ini akan diperuntukkan untuk pendanaan program-program prioritas Kemendikbud Saintek seperti beasiswa kuliah (KIP Kuliah, Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK), beasiswa BIM, beasiswa Garuda, dan Beasiswa Pendidikan Indonesia); magang berdampak dan program kreativitas/prestasi mahasiswa; program pendidikan dosen dan tenaga kependidikan, program penguatan kelembagaan; program penelitian, pengabdian masyarakat, hilirisasi dan kemitraan; sekolah unggul garuda; revitalisasi LPTK, dan pembangunan infrastruktur dan peralatan.