Artificial Intelligence Dari Cek Penyakit Sampai Tsunami

-
Artificial Intelligence adalah istilah yang sekarang ini cukup sering diperbincangkan dan menjadi trending topik di sisi teknologi di era saat ini yang di sebut masuk dalam Industri 4.0 . Teknologi satu ini mempelajari bagaimana membuat mesin atau sistem komputer untuk melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia. Bahkan, lebih baik dari yang dilakukan manusia.

Artificial Intelligence adalah teknologi yang dapat menghubungkan setiap perangkat. Seseorang dapat mengotomatisasi semua perangkat tanpa harus berada di lokasi. Hal ini menjanjikan banyak kemudahan bagi sektor pemerintahan maupun industri.

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah. Intelegensi artifisial atau Artificial Intelligence adalah kecerdasan entitas ilmiah.

Sistem seperti kecerdasan buatan ini umumnya dianggap sebagai komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan Artificial Intelligence adalah sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika.

Secara teknis, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence adalah model statistik yang digunakan untuk mengambil keputusan dengan menggeneralisir karakteristik dari suatu objek berbasis data, yang kemudian dipasang di berbagai perangkat elektronik.

Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, hingga membuat permainan catur. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam informatika. Seperti contoh: Pengenalan Objek/Muka, hingga bermain sepak bola.

Penentuan Bencana Alam atau Tsunami , ini meruapakan penerapan AI , Rangkaian gelombang laut yang menjalar dengan kecepatan mencapai lebih dari 900 kilometer per jam atau lebih akan dapat di deteksi dengan sensor yang diterapkan.  Gelombang tsunami bisa meninggi hingga puluhan meter dan bersifat merusak .  Sensor yang dipergunkan : - data sensor kecepatan arus di dasar laut dan   data sensor kecepatan air di permukaan

Dapat di terapkan untuk diagnosa beberapa penyakit , diagnosis kanker payudara yang dilakukan oleh Chen pada tahun 2014.
penelitian untuk mendiagnosis penyakit parkinson yang dilakukan oleh Polat pada tahun 2012 dan Nilashi pada tahun 2016,
penelitian penyakit jantung dan diabetes oleh Yilmaz dan kawan-kawan pada tahun 2014,
serta gangguan kesehatan mental dan kejiwaan yang dilakukan oleh Trevithick pada tahun 2016

Contoh lainnya adalah penggunaan reinforcement learning adalah di sektor manufaktur. Beberapa perusahaan manufaktur menggunakan robot dengan reinforcement learning untuk mengambil barang dari satu tempat ke tempat lain. Robot ini akan dilatih untuk menghafal objek dan melakukan pekerjaan dengan kecepatan dan presisi yang tinggi.