Direksi Pertamina Ditantang Ahok Buka Data Kartu Kredit Limit Rp 30 M

Jum'at, 18/06/2021 07:52 WIB

"Minta buka aja semua pemakaian kartu kredit direksi se-Pertamina group ke publik? Berani nggak? Atau mau nggak? Biar tahu semua pakai kemana aja itu kartu kredit dan habis berapa?" tambah Ahok.


Naik Rp9 M sejak Jabat Komut Pertamina, Ini Jumlah Harta Ahok saat Ini

Jum'at, 18/06/2021 05:04 WIB

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 59.323.839.726



Ahok Disebut Pamer soal Kartu Kredit, Netizen: Biasa Pencitraan!

Kamis, 17/06/2021 05:12 WIB

“Kartu kredit urusan internal, tidak perlu disampaikan ke publik,” ujar Faisal.


Ini Jenis Kartu Kredit Limit Rp30 Miliar Ahok yang Bisa Beli 3 Ferrari

Rabu, 16/06/2021 14:58 WIB

Kebijakan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menghapus fasilitas kartu kredit korporat dari level manajer, hingga direksi dan komisaris Pertamina masih menjadi perbincangan publik. Pasalnya, nilai limit dari kartu kredit tersebut sangat fantastis, dimana Ahok sendiri hingga Rp30 miliar.


DPR Sindir Perilaku Ahok soal Kartu Kredit Petinggi Pertamina

Rabu, 16/06/2021 12:26 WIB

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menyindir perilaku Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait penghapusan fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris, hingga manajer PT Pertamina. Sebab, menurut dia hal tersebut seharusnya tak perlu dipublikasikan.


Wow! Limit Kartu Kredit Ahok dari Pertamina Capai Rp30 Miliar

Rabu, 16/06/2021 10:40 WIB

"Yang saya dapatkan buat saya sebagai komisaris utama dengan limit Rp30 miliar," ucapnya.


Kartu Kredit Pejabat Pertamina Dihapus, Ahok Ungkap Alasannya

Selasa, 15/06/2021 19:20 WIB

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan bahwa perusahaan bakal menghapus fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris, hingga manajer.


Korupsi Kredit BSM, Kejagung Tangkap Dirut PT HMP saat Ingin Kabur

Selasa, 08/06/2021 17:45 WIB

Penyidik Kejaksaan Agung menangkap Direktur Utama PT Hasta Mulya Putra Ernawan Rachman Oktavianto yang diduga berencana melarikan diri. Direktur Utama PT Hasta Mulya Putra Ernawan Rachman Oktavianto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Bank Syariah Mandiri cabang Sidoarjo ke PT Hasta Mulya Putra sebesar Rp14,2 miliar.