GNPF Ulama Menduga Ada Penyusup yang Sengaja Bakar Bendera PDIP

Kamis, 25/06/2020 11:55 WIB

“Yang tidak boleh apabila hanya mengada-ada membuat kegaduhan di negara ini dan menjadikan aparat dan kekuasaan sebagai alat menjerat masyarakat yang mengkritiknya,” tegasnya.


GNPF-U: Ada Kelompok Anti-Islam, Jadi Bandar Bayar Buzzer

Kamis, 09/01/2020 18:30 WIB

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Yusuf Martak menanggapi pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang menyebut umat Islam salah jika teriak antiaseng atau China.


GNPF Ulama Bela Anies Soal Penghargaan Diskotek

Minggu, 15/12/2019 13:00 WIB

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada diskotek Colosseum. Menurutnya, tidak ada yang aneh dari pemberian penghargaan tersebut.


Reuni 212 Tanpa Embel-Embel Politik Itu Hanya Omong Kosong

Selasa, 03/12/2019 15:15 WIB

Tapi toh lidah tak bertulang. Janji tinggal janji. Di pagi yang sama, ucapan Martak menguap seperti butir embun yang dimakan panas matahari terbit.


Spanduk Khilafah Muncul di Reuni 212

Senin, 02/12/2019 12:50 WIB

Spanduk bertuliskan `Santri Rindu Khilafah` tampak muncul di tengah aksi Reuni 212 di kawasan Monas, Senin (2/12/2019) pagi tadi. Panitia mengaku sudah menurunkan spanduk itu, namun ada yang memasangnya kembali.


GNPF Ulama: Perizinan Reuni 212 Sudah Clear

Selasa, 19/11/2019 22:00 WIB

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Yusuf Martak menyebut jika izin kegiatan Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 sudah dikantongi.


Prabowo Jadi Menhan, GNPF Ulama: Dia Tak Berbakat Jadi Pembantu

Selasa, 29/10/2019 07:25 WIB

Pasalnya menurut Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak, mantan Danjen Kopassus itu tidak memiliki kepribadian sebagai bawahan.


Ijtima Ulama IV Dinilai sebagai Tindakan Makar

Minggu, 11/08/2019 07:27 WIB

NKRI Bersyariah yang direkomendasikan dalam Ijtima Ulama IV dinilai oleh Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) KP Norman Hadinegoro sebagai tindakan makar.


Manuver Lanjutan Usai Deklarasi Kemenangan Prabowo-Sandi

Rabu, 01/05/2019 21:44 WIB

"Kami mendesak Bawaslu dan KPU untuk memutuskan, membatalkan, atau mendiskualifikasi pasangan capres-cawapres bernomor urut 01," ujar Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak. "Kami mendorong dan meminta kepada BPN Prabowo-Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal prosedural."