Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte 4 Tahun Bui

Rabu, 10/03/2021 17:20 WIB

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis hukuman kepada Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte selama 4 tahun penjara dengan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan penjara.  


Kasus Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo Tolak Tuduhan Terima Suap

Senin, 01/03/2021 17:00 WIB

Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo tidak mengakui bahwa telah menerima suap dari Djoko Tjandra terkait dengan penghapusan red notice.


Jenderal Polisi Ini Seret Nama Yasonna Soal Red Notice Djoko Tjandra

Senin, 22/02/2021 21:21 WIB

Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap pengurusan penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice pada Senin (22/2/2021). Dalam sidang dengan agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan, terdakwa yang adalah mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Napoleon Bonaparte menyinggung nama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.


Kasus Red Notice, Irjen Napoleon Sebut Tommy Mengarang Cerita

Senin, 22/02/2021 17:40 WIB

Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte menyebut bahwa Tommy Sumardi selaku perantara suap Djoko Tjandra dianggap telah mengarang cerita dalam proses penyidikan kasus suap penghapusan Red Notice Djoko.


Terungkap, Brigjen Prasetijo Bohongi Anaknya Terlibat Kasus Korupsi

Selasa, 02/02/2021 04:45 WIB

Kasus dugaan suap terkait red notice Djoko Tjandra kini tengah disidangkan di Pengadilan. Salah satu terdakwa dalam kasus ini adalah Brigjen Prasetijo Utomo. Dalam persidangan dia mengaku menyesal telah terlibat dalam kasus tersebut. Dia pun meminta maaf kepada institusi Polri dan keluarganya.


Jelas-Jelas Ada Biaya Penghapusan Red Notice, Polisi: Delete by System

Sabtu, 18/07/2020 05:57 WIB

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono tak menyangkal bahwa red notice atas nama buronan Djoko Tjandra telah terhapus di sistem basis data Interpol pada 2014. Namun, dia membantah kalau hal itu dilakukan secara sengaja oleh pihak kepolisian


Kejagung Sebut Polri yang Cabut Red Notice Buronan Djoko Tjandra

Rabu, 15/07/2020 10:45 WIB

"Karena Interpolnya kan ada di Polri, koordinator Interpol di Indonesia itu kan adanya di Polri, jadi yang cabut red notice ya dia (Polri) yang memiliki hubungan dengan Interpol di Indonesia," katanya.


ProDEM: Ada Konspirasi yang Loloskan Djoko Tjandra Masuk Indonesia!

Minggu, 05/07/2020 11:58 WIB

Padahal seharusnya kata dia, red notice tidak memiliki batasan waktu. Red notice sendiri akan hilang jika ada pihak yang mencabut atau menghapus.