Said Aqil Siradj Minta Jokowi Tidak Ikut Campur di Muktamar NU

Jum'at, 12/11/2021 05:49 WIB

"Harapan saya, Pak Jokowi, sebagai kepala negara, ya, dalam hal muktamar ini netral," kata Said Aqil.


Putri Gus Dur Yenny Wahid Setuju Perempuan Jadi Ketua Umum PBNU

Kamis, 28/10/2021 09:02 WIB

"Dan sebetulnya kalau powerful atau tidak [perempuan], lebih powerful bang. Karena ibu-ibu ini, kiai-kiainya mau bagaimana-bagaimana di luar, begitu di dalam rumah kan tetap bu Nyai," kata Yenny sambil tertawa.


Minta Yaqut Hati-hati Bicara, PBNU: Ini Bawa Dampak Negatif untuk NU!

Rabu, 27/10/2021 09:39 WIB

“Itu doktrin kiai NU dulu enggak begitu, NU itu ajarkan NU untuk bangsa. Dari NU untuk negara, dari NU untuk umat berbangsa, jangan sampai dibalik. Sebab malah jadi negatif untuk NU, dan itu yang terjadi sekarang.” tambahnya.


Jabatan Agama yang Pegang Harus NU, Jika Tidak, Nanti Salah Semua

Senin, 18/10/2021 09:59 WIB

"Persoalan masalah agama di Tegal yang pegang harus NU. Khatib Jumat, MUI, Kepala Kemenag, harus NU, kalau enggak NU salah semua nanti," kata Said Aqil.


Muktamar NU ke-34, GP Ansor Tidak Dukung Said Aqil Jadi Ketum PBNU

Selasa, 12/10/2021 07:53 WIB

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Muhammad Haerul Amri berharap pada Muktamar ke-34 NU di Lampung adanya regenerasi posisi Ketua Umum PBNU.


Sejumlah Kiai Muda IGGI Tegas Tolak Ketum PBNU Jabat Tiga Periode

Minggu, 10/10/2021 07:40 WIB

“Sudah saatnya yang muda memimpin, proses kaderisasi organisasi harus berjalan dengan regenerasi kepemimpinan agar NU terus maju seiring perkembangan zaman,” kata Gus Fahrur.



Sebut Jokowi Bapak Infrastruktur, Said Aqil: Kita Nikmati Hasilnya

Kamis, 07/10/2021 09:00 WIB

"Saya katakan, Bapak ini Presiden Infrastruktur. Pak Jokowi ini Bapak Infrastruktur, yang kita semua nikmati keberhasilan pembangunan infrastruktur, bukan hanya di Jawa atau Indonesia Barat, tapi juga Indonesia Tengah dan Timur," ujar Said Aqil.


PBNU & PP Muhammadiyah Desak Polri Tindak Tegas Youtuber Muhammad Kece

Minggu, 22/08/2021 10:57 WIB

"Masyarakat tidak usah terpengaruh dengan pandangan dan isi ceramahnya. Aparatur keamanan dapat menangkap dan memeriksa yang bersangkutan. Pemeriksaan dilakukan terkait motivasi dan kondisi kejiwaannya," sebut Mu`ti.