Penyuap Gubernur Sulsel Nonaktif Dituntut 2 Tahun Penjara

Selasa, 13/07/2021 14:14 WIB

Jaksa Penuntut Umum pada KPK menuntut terdakwa pemberi suap kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah, Agung Sucipto alias Anggu dengan pidana penjara selama 2 tahun penjara. Anggu diyakini telah menyuap Nurdin Abdullah 150 ribu dolar Singapura (SGD) serta Rp 2,5 miliar untuk mendapatkan sejumlah proyek di Sulsel.



Ini Penyebab KPK Belum Pastikan Lokasi Sidang untuk Nurdin Abdullah

Sabtu, 03/07/2021 06:15 WIB

Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memastikan dimana tempat sidang tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi proyek pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Pasalnya, KPK masih menanti fatwa Mahkamah Agung (MA).


Saksi Ungkap Uang Rp1 Miliar dalam Kresek untuk Suap Nurdin Abdullah

Kamis, 24/06/2021 15:16 WIB

Sejumlah fakta terkait kasus dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah terus terungkap di persidangan. Kali ini soal adanya uang senilai Rp1 miliar yang disimpan dalam kresek untuk menyuap Nurdin oleh Agung Sucipto alias Anggu.


Lahan Masjid Disita KPK terkait Kasus Korupsi Suap Nurdin Abdullah

Rabu, 23/06/2021 12:03 WIB

KPK terus mengusut kasus dugaan korupsi suap yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif  Nurdin Abdullah. Kali ini KPK menyita sebidang lahan di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang di atasnya berdiri sebuah masjid.


Masjid ini Disita KPK, Diduga Ada Aliran Dana Korupsi Nurdin Abdullah

Selasa, 22/06/2021 18:25 WIB

Jemaah menyesalkan tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ikut menyita bangunan masjid berada di lahan yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi Gubenur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, di Dusun Arra, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.  


Terungkap Ada Jatah untuk Gedung Putih dalam Kasus Nurdin Abdullah

Kamis, 10/06/2021 21:58 WIB

Fakta baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur yang menjerat Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Hal itu terkait keterangan saksi yang mengungkap ada istilah `Gedung Putih` yang mendapat jatah.


Terima 150 Ribu Dolar Singapura, Nurdin Akui untuk Bayar Saksi

Kamis, 10/06/2021 19:57 WIB

Pengadilan Tipikor Makassar kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek infrastruktur yang ikut menjerat Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah pada Kamis (10/6/2021). Saat menjadi saksi, Nurdin mengaku menerima uang sebesar 150 ribu dari dolar Singapura dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto. Uang itu digunakan untuk mendanai saksi di Pilkada Bulukumba 2020.