Usulkan RS Covid Khusus Pejabat, PP Muhammadiyah Sentil Elite PAN

Kamis, 08/07/2021 09:48 WIB

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad mengkritik usulan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Rosaline Irene Rumaseuw yang meminta membuat rumah sakit Covid-19 khusus pasien dari kalangan pejabat negara.


`Otak Sungsang` Dikritik, Ngabalin Malah Desak Busyro Tarik Ucapan

Minggu, 16/05/2021 06:22 WIB

Ngabalin mengatakan sebutan `otak sungsang` terhadap Busyro karena dirinya menyoroti posisi Busyro Muqadas sebagai pimpinan Muhammadiyah serta mantan pimpinan KPK. Menurut Ngabalin, pernyataan Busyro tersebut cenderung prejudice.


PP Muhammadiyah Mundurkan Imsakiah 8 Menit, Waktu Bukanya Bagaimana?

Selasa, 13/04/2021 05:46 WIB

"Waktu buka tidak ada perubahan dari jadwal yang sudah ada. Yang berubah hanya waktu Subuh saja," kata Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad.



Dibeberkan Pigai, Ternyata Ini Tujuan Din Syamsuddin Dituduh Radikal

Senin, 15/02/2021 08:33 WIB

“Jika ada yang menuduh Prof Dien sebagai radikal maka tujuannya hanya untuk membenamkan tetajaman asa dan karakter Dien Syamsudin sebagai pengawal Kebhinekaan dan Pancasila,” tandasnya.


Muhammadiyah: Masyarakat & Umat Desak Abu Janda Ditangkap & Diadili!

Minggu, 31/01/2021 06:37 WIB

"Karena umat dan masyarakat di mana-mana sudah berteriak meminta supaya Abu Janda ini, karena pernyataannya meresahkan agar ditangkap dan diproses secara hukum," kata Anwar Abbas.


Ketua PP Muhammadiyah Nilai Investigasi Komnas HAM soal FPI Tak Tuntas

Selasa, 19/01/2021 06:38 WIB

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM dan Kebijakan Publik, Busyro Muqoddas menilai investigasi Komnas HAM soal tewasnya enam laskar FPI tidak tuntas alias tanggung.


Keselamatan Lebih Dibutuhkan Dibanding Pesta Demokrasi yang Membusuk

Kamis, 01/10/2020 05:33 WIB

Atas dasar itu, dia menilai kebutuhan dasar rakyat saat ini bukanlah politik, melainkan keselamatan dan kesehatan.


Muhammadiyah: Demokrasi Semakin Sakit & Krisis Karena Dinasti Politik!

Kamis, 10/09/2020 05:52 WIB

Demokrasi Indonesia yang sakit, menurut mantan Ketua Komisi Yudisial ini, ditandai dengan munculnya calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020 yang berbasis politik dinasti.