Strategi Politik PSI Disebut Picik, Anehnya Jokowi Sambut dengan Tawa

Senin, 27/12/2021 05:50 WIB

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai strategi politik yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai picik dan berbahaya karena mengadu domba anak bangsa.


Dinilai Hanya Nyaring Berpendapat, IPO: Ahok Lebih Baik Mundur

Kamis, 25/11/2021 21:15 WIB

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyarankan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok undur diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina.


Suka Marah Seperti Ahok-Kinerja Disorot, Risma Disebut Cuma Overacting

Kamis, 02/09/2021 12:24 WIB

"Risma setara dengan BTP (Ahok), hanya soal marah dan overacting, sementara hasil kerja tidak signifikan," katanya.


34 Orang TKA Datang Lagi saat PPKM Indikasi RI Bertekuk Lutut ke China

Senin, 09/08/2021 06:36 WIB

Kedatangan 34 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) China di tengah larangan masuknya Warga Asing selama PPKM menjadi indikasi Indonesia telah bertekuk lutut pada negara komunis China.


Pengamat Sebut Luhut Lebih Berpengaruh Atas Jokowi Ketimbang Megawati

Kamis, 05/08/2021 17:40 WIB

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, Luhut Binsar Pandjaitan dinilai lebih memiliki kendali atas Presiden Joko Widodo, ketimbang Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP.


Pelaku Vandalisme Baliho Puan Maharani Ada Kemungkinan Orang Dalam

Selasa, 27/07/2021 07:31 WIB

"Karakter kader PDIP, ketika tidak terjadi kesepahaman, mereka tidak sungkan menunjukkan konflik ke permukaan," kata Dedi.


Jokowi Bisa Berkuasa Lagi Kalau Ada Celah, Waspada Poros Istana!

Kamis, 08/04/2021 10:57 WIB

"Membaca geliat politis Jokowi selama ini, sulit mempercayainya untuk berhenti berkuasa jika memang ada celah untuk memperlama durasi presiden," kata Dedi Kurnia.


Jika Pakai Logika Publik, PDIP Usung Ganjar Bukan Puan di Pilpres 2024

Selasa, 23/03/2021 07:52 WIB

"Jika PDIP mengikuti rasionalitas publik, Ganjar semestinya lebih berpeluang," ujar Dedi Kurnia Syah.


2 Hal Buruk Ini Akan Hantui Jokowi Jika Diam soal Konflik PD-Moeldoko

Selasa, 09/03/2021 05:04 WIB

Apabila nantinya pemerintah lebih memilih mengakui hasil Kongres Luar Biasa sepihak yang dilakukan di Sibolangit, Deli Serdang, Sumut maka publik akan menyimpulkan bahwa gerakan "kudeta" memang direstui oleh orang nomor satu di Indonesia.


Jokowi Diam saat Moeldoko Rebut Demokrat Bukti Kudeta Desain Penguasa!

Jum'at, 05/03/2021 10:13 WIB

"Jika upaya Moeldoko sedemikian terbukanya, mestinya Presiden mengambil langkah tegas dengan membebaskan Moeldoko dari KSP," demikian kata Dedi.