Bikin Kaget, Ternyata ini Makanan Favorit Pemilik Harta Rp63 T

Minggu, 13/10/2019 20:00 WIB

Dato Sri Tahir merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia yang memiliki kesibukan dan segudang perusahaan. Namun siapa sangka, di setiap perjalanan bisnisnya, ternyata dia tidak pernah memesan makanan hotel.


Laba Bank Muamalat Merosot 95% di Semester I-2019

Rabu, 14/08/2019 08:35 WIB

Mengutip laporan keuangan Bank Muamalat, Senin (12/8), bank syariah pertama di Indonesia ini hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 5,08 miliar atun merosot 95,1% dibandingkan perolehan di 2018 yang sebesar Rp 103,7 miliar.


Cerita Jadi Anak Orang Terkaya RI, Jonathan: Ya Seram Juga

Minggu, 11/08/2019 21:08 WIB

Mendengar nama Dato Sri Tahir, bagi sebagian orang mungkin sudah tak asing lagi. Ia adalah salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan US$4,5 miliar atau setara dengan Rp63.8 triliun, dengan kurs Rp14.400.


Bank Muamalat, dari Ummat Ternyata Akhirnya untuk Konglomerat

Senin, 15/04/2019 12:22 WIB

Hasrat ummat Islam untuk menjadi bagian dari Bank Muamalat Indonesia ternyata sangat besar. Orang-orang kecil—petani, nelayan, buruh, pengasong, pedagang kecil, di antaranya—ikut berkontribusi. Rupanya tak semua pemberi sumbangan bertujuan mendapatkan saham; ada juga yang niatnya berinfaq atau berwakaf semata. Orang seperti ini ada yang mengatasnamakan ‘hamba Allah, saat pencatatan. Sumbangannya semampunya. Rp 10.000, misalnya, yang setara 1 lembar saham. Bisa juga kurang dari itu; Rp 5.000, umpamanya.  


Kritis dan Sulitnya Kembalikan Reputasi Muamalat, Is A Process and Is Not Easy

Senin, 08/04/2019 11:27 WIB

Nah, grup yang di belakang Pak Ilham ini pikiraannya masih begitu [untung-rugi]. Dia punya pemikiran, saya pikir, dia mau  package, lalu mungkin dia mau jual lagi gitu lho. Saya bilang sama Pak Ilham: kalau itu jangan. Ini harus orang yang betul-betul mau jadi bankir di Muamalat, masuk lalu dia besarin. Kalau untuk transit-transit jangan. Saya nggak ngerti bahasa saya itu bisa di-ngerti  nggak oleh Pak Ilham. Mungkin Pak Ilham ngerti, rombongannya nggak ngerti.