Buwas Akan Bongkar Permainan Pemerintah-Swasta Soal Impor Bawang Putih

Sabtu, 11/04/2020 14:58 WIB

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengakui bahwa pihaknya tidak bisa ikut berperan menstabilkan harga bawang putih di pasaran karena tidak adanya stok dan izin impor bawang putih yang tidak didapatan Bulog.


Dirut Bulog Ungkap Tempat Persembunyian Mafia Beras

Rabu, 19/02/2020 21:32 WIB

Keberadaan mafia beras di Indonesia begitu terasa. Hal itu sering terjadi ketika munculnya kebijakan impor yang selalu merugikan para petani.


Cadangan Melimpah, Bulog Akan Ekspor 100 Ton Beras ke Arab Saudi

Senin, 17/02/2020 19:41 WIB

Stok beras di Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) kini sudah melimpah dan pasarnya pun kini sudah potensial. Oleh karena itu, Bulog akan mengekspor beras ke Arab Saudi.


Buwas Ajak KPK Berantas Mafia Penyalur Beras

Jum'at, 20/09/2019 20:32 WIB

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, meminta secara khusus kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ikut terlibat kasus mafia penyalur beras dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).


Digadang Jadi Menteri Jokowi, Begini Jawaban Buwas

Jum'at, 19/07/2019 19:45 WIB

Nama Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso alias Buwas digadang-gadang akan dipakai Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri pada Kabinet mendatang. Namun, hal itu ditanggapi Buwas dengan berdalih pekerjaannya masih banyak.


Stok Cukup, Buwas Tegaskan Tak Perlu Impor Beras

Jum'at, 19/07/2019 17:00 WIB

Saat ini Indonesia sedang berada dalam ancaman kemarau yang melanda area persawahan sehingga bakal berpengaruh pada jumlah produksi beras. Namun, Perum Bulog memberi sinyal stok beras di gudang cukup sampai akhir tahun, bahkan hingga awal tahun depan saat musim paceklik.


Buwas: Impornya 1,8 Juta Ton, Tapi yang Dipakai Cuma 150 Ribu Ton

Sabtu, 04/05/2019 19:25 WIB

Pada 2018 pemerintah mengimpor beras hingga 1,8 juta ton. Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, menentang kebijakan itu. Pria yang akrab disapa Buwas itu berpendapat, impor beras terlalu banyak.