Rusia Tawarkan Hadiah Bagi Militan Afganistan untuk Bunuh Pasukan A.S.

Senin, 29/06/2020 05:10 WIB

Inteligen A.S. menarik kesimpulan bahwa militer Rusia telah menawarkan hadiah kepada gerilyawan yang memiliki hubungan dengan Taliban di Afghanistan untuk membunuh pasukan Amerika dan pasukan koalisi lainnya.


ISIS Serang Upacara Politik di Kabul 32 Orang Tewas

Sabtu, 07/03/2020 16:34 WIB

Dua orang bersenjata melepaskan tembakan pada upacara peringatan di Kabul, Jumat, (6/3/2020), menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan besar pertama di ibukota Afghanistan sejak AS menandatangani kerangka kerja perdamaian dengan Taliban akhir pekan lalu. Beberapa politisi terkemuka, termasuk kepala eksekutif negara dan kandidat presiden baru-baru ini, Abdullah Abdullah, hadir di audiensi tetapi lolos tanpa cedera.


Pasca Berdamai dengan AS, Taliban Jadi Momok Perempuan Afganistan

Minggu, 01/03/2020 20:00 WIB

Setelah resmi berdamai dengan Taliban, tentara Amerika Serikat (AS) akan meninggalkan Afganistan, hal ini justru tak diharapkan perempuan Afganistan, mereka menganggap Taliban jadi momok yang menakutkan.


Para Pencari Suaka Politik

Kamis, 17/10/2019 18:50 WIB

Sejak 11 Juli para pencari suaka dari Afganistan, Iraq, Pakistan, Sudan dan somalia bertahan di rumah penampungan pengungsi sementara di Kalideres, Jakarta. sebnayak 512 jiwa pengungsi yaang  masih bermukim di rumah penampungan sememntara dan hingga saat ini Kamis (17/10) belum juga di berangkatkan ke negeara yang mau menerima mereka. Robinsar Nainggolan


Pencari Suaka Afghanistan Bertahan di Kebon Sirih

Minggu, 14/07/2019 16:52 WIB

Ratusan pengungsi dari Arghanistan, Sudan dan Somalia, berunjuk rasa di depan kantor UNHCR dengan cara menduduki Jalan Kebon Sirih. Mereka meminta perwakilan UNHCR keluar menemui dan memenuhi hak-haknya sebagai pengungsi.


Pencari Suaka asal Afghanistan Bertahan di Kebon Sirih

Minggu, 14/07/2019 13:30 WIB

Ratusan pengungsi dari Arghanistan, Sudan dan Somalia, berunjuk rasa di depan kantor UNHCR dengan cara menduduki Jalan Kebon Sirih. Mereka meminta perwakilan UNHCR keluar menemui dan memenuhi hak-haknya sebagai pengungsi.