Plakat Kantor Bersama Polri dan Tiongkok, IPW Desak Komisi III Panggil Kapolri

Jum'at, 13/07/2018 23:16 WIB
Plat Kantor Bersama. Foto: Net

Plat Kantor Bersama. Foto: Net

Jakarta, law-justice.co - Tindakan Kapolres Ketapang AKBP Sunario terkait plakat kantor polisi bersama RI-Tiongkok, Dinilai Indonesia Police Watch (IPW) merupakan langkah yang salah kaprah dan tidak bisa ditolerir.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menjelaskan, Ketapang adalah wilayah RI dan urusan keamanan di wilayah RI adalah urusan Polri, hal tersebut sesuai dengan amanah UUD 1945 dan UU Kepolisian. "Jadi jika ada urusan keamanan di wilayah Ketapang yang notabene adalah wilayah RI, polisi Tiongkok ikut campur ini sebuah langkah intervensi negara lain ke Indonesia," imbuh Neta melalui keterangan tertulis, Jumat (13/7).

Neta menegaskan, intervensi polisi Tiongkok terhadap Polri, tidak boleh dibiarkan meski labelnya kerja sama.

Ia mengingatkan, kerja sama Polri dengan polisi negara lain bukanlah yang pertama kalinya namun negara-negara tidak pernah memakai label.

Seperti polisi Jepang bekerja sama dengan polri membangun kantor polisi percontohan atau Koban di berbagai daerah di Indonesia, antara lain di Bekasi tapi Jepang tidak memakai label atau plakat polisi Jepang di sana.

"Plakat ya tetap Polri. Untuk itu apa yg terjadi di Ketapang tidak boleh ditolerir dan kenapa Polri membiarkan dirinya diintervensi polisi Tiongkok," katanya.

Karena itu, IPW mendesak Komisi III DPR untuk mengusut dan memanggil Kapolri untuk menjelaskan kasus yang salah kaprah ini.

"Plakat itu harus segera dicabut. Polisi Tiongkok dan para pengusaha Tiongkok harus mempercayakan semua sistem keamanannya di Indonesia terhadap polri, meski ia berinvestasi sangat besar di Ketapang karena Ketapang adalah wilayah Indonesia dan tanggung jawab keamanannya menjadi tugas polri dan bukan tugas polisi Tiongkok," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, foto menunjukkan jajaran Polres Ketapang di Kalimantan Barat berfoto bersama kepolisian Suzhou China, menjadi viral. Terlebih lagi, terdapat plakat yang menunjukkan ‘kantor bersama Polres Ketapang dan kepolisian Suzhou’.

Foto itu menjadi viral sejak Kamis (12/7) kemarin, dan menyebar melalui media sosial maupun pesan singkat. Lokasinya, berada di areal Ketapang Industrial Park (KIP), milik PT BSM, di Sei Awan Kanan, kecamatan Muara Pawan, Ketapang.

Informasi beredar, tujuan peresmian kantor bersama Biro Keamanan Publik Republik Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou itu, untuk mempererat hubungan kepolisian antar 2 negara, lengkap dengan lambang kepolisian kedua negara.

(\)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar