Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah dan IHSG Terkoreksi 3%

Kamis, 06/12/2018 20:05 WIB
Illustrasi penurunan harga rupiah terhadap dollar amerika (Ist)

Illustrasi penurunan harga rupiah terhadap dollar amerika (Ist)

Jakarta, law-justice.co - Penutupan bursa Kamis (6/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,3 persen ke kisaran 6.115,49 pada akhir perdagangan. Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,2 persen ke kisaran 449,74, indeks LQ45 turun 0,3 persen ke kisaran 976,97, JII turun 0,3 persen ke 673,63. Menurut data IMQ21, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, berada di level Rp 14.478 atau terdepresiasi 76 poin (0,53 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.402. Rupiah berada di level terlemah di Rp 14.505 dan terkuat di Rp 14.478.

Dalam indeks LQ45 di sektor agri turun 1,3 persen, industri dasar naik 0,2 persen, konsumsi naik 0,4 persen, keuangan turun 0,2 persen, infrastruktur datar. Sektor manufaktur turun 0,1 persen, tambang datar, aneka industri turun 2,4 persen, properti turun 1,3 persen, perdagangan turun 0,9 persen.

Menurut data Bloomberg, rupiah pukul 16.15 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 14.520 per dolar AS atau terdepresiasi 117,5 poin (0,82 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.402,5. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.482,5-Rp 14.570 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,83 persen ke Rp 16.459,63, rupiah terhadap pound sterling terdepresiasi 0,86 persen ke Rp 18.484,22, rupiah terhadap yen melemah 1,04 persen ke Rp 128,71, rupiah terhadap yuan melemah 0,25 persen ke 2.107,48, rupiah terhadap dolar Singapura melemah 0,64 persen ke Rp 10.595,12.

 

(\)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar