Meski Diuntungkan, Pochettino Tetap Tidak Menyukai Sistem VAR

Kamis, 10/01/2019 22:00 WIB
Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino

Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino

law-justice.co - Pelatih Tottenham Hotspurs Mauricio Pochettino tetap pada pendiriannya untuk tidak menyukai tekonologi Video Asisten Wasit (VAR). Padahal, timnya diuntungkan berkat penalti yang diberikan wasit pada laga melawan Chelsea di semi final Piala Liga, Kamis (10/1/2019) dini hari.

Tottenham unggul 1-0 dalam leg pertama Piala Liga berkat gol tunggal dari striker Harry Kane yang dicetak dari titik putih pada menit ke-26. Wasit Michael Oliver memberikan hadiah penalti pada Tottenham karena Kane dijatuhkan oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, saat menggiring bola ke arah kotak penalti.

Namun keputusan tersebut kontroversial. Asisten wasit justru mengangkat bendera karena menganggap Kane berada dalam posisi offside.

Setelah melihat rekaman ulang video, diputuskan bahwa Kane tidak dalam posisi offside, sehingga hukuman penalti tetap diberikan. Keunggulan Tottenham bertahan hingga akhir laga. Tottenham melangkahkan kaki di depan, jelang laga leg kedua.

Anehnya, pelatih Tottenham Mauricio Pochettino malah mengatakan bahwa kemenangannya atas rival sekota itu terasa hambar.

"Memang menyenangkan bila mendapat keuntungan, tapi saya tidak gembira jika memenangi pertandingan dengan cara seperti ini," kata dia kepada wartawan usai laga.

"Saya setuju dengan adanya teknologi karena Anda tidak bisa menghentikan terjadinya evolusi. Tapi harus menunggu terlalu lama sebelum adanya keputusan. Tidak jelas peraturannya," kata Pochettino.

Pelatih asal Argentina itu memang dikenal tidak suka dengan VAR, sebab mematikan emosi di lapangan. Butuh waktu lama bagi pelatih dan pemain untuk merayakan gol mereka.

"Saya tidak suka teknologi VAR dan setelah melihatnya di Piala Dunia dan kompetisi lain seperti La Liga, tidak ada yang puas sejak hari pertama diterapkan. VAR itu seperti sistem yang kadang membunuh emosi. Saya tidak bisa merayakan kemenangan malam ini karena harus menunggu selama lima menit untuk mendapatkan keputusan wasit," katanya.

Sementara itu, pelatih Chelsea Maurizio Sarri memrotes keputusan asisten wasit dan setelah melihat rekaman video dari pihak Chelsea, ia tetap berkeyakinan bahwa Kane berada dalam posisi offside.

"Kamera milik kami segaris dengan posisi Harry Kane dengan kepala dan lututnya berada dalam posisi offside. Saya hanya melihat rekaman dari kamera kami. Mungkin kamera VAR berada di posisi yang berbeda. Tapi dari posisi kamera kami, ia (Kane) jelas dalam posisi offside," kata Sarri.

"Saya kira wasit Inggris tidak mampu menggunakan sistem VAR. Jika anda tidak yakin dengan sistem tersebut, Anda harus memperhatikan bola dan kemudian memberikan keputusan," katanya.

"Di Italia, juga ada sistem VAR dan pada musim pertama, menjadi malapetaka. Wasit tidak tahu cara menggunakan sistem itu. Saya kira saat ini wasit di sini juga tidak mampu menggunakan teknologi tersebut secara benar. Mungkin terasa aneh, di Liga Utama Inggris tidak ada VAR, tapi di Piala Carabao justru ada," katanya menambahkan.

(\)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar