Membawa Atmosfer “Woodstock 69” ke Era Milenial, Mungkinkah?

Sabtu, 12/01/2019 19:36 WIB
Jimi Hendrix saat tampil di Woodstock '69 (foto: Woodstock)

Jimi Hendrix saat tampil di Woodstock '69 (foto: Woodstock)

law-justice.co - 50 tahun yang lalu, “Woodstock” festival musik terbesar sepanjang sejarah, diadakan di sebuah kawasan pertanian, di Bethel, New York.  Lebih dari 1,5 juta orang berkumpul di area seluas 600 acre, untuk meyaksikan acara yang digelar dari tanggal 15 Agustus-18 Agustus 1969 itu. 

Dua hari sebelum pertunjukkan dimulai, 60 ribu orang telah tiba di lokasi dan mulai mendirikan kemah. Saat itu, seluruh sudut jalan dipenuhi dengan kendaraan, sehingga para artis pengisi acara harus menggunakan helikopter untuk tiba di sana. 

Lebih dari 100 ribu tiket terjual, dan orang-orang terus berdatangan untuk menjadi bagian dari sejarah yang berlangsung damai. 

Foto: Bob Gruen

Kini, 50 tahun berselang, Michael Langan, Co-Producer dan Co-Founder “Woodstock” 1969, mengumumkan perihal peringatan festival musik tersebut yang akan digelar di Watskins Glen, Upstate, New York.

Lang telah membentuk tim yang terdiri dari orang-orang yang ahli untuk melakukan kurasi dan menyusun acara. Peringatan 50 tahun “Woodstock” akan dilangsungkan selama tiga hari berturut-turut, mulai 16 Agustus-18 Agustus 2019. Festival ini nantinya akan memiliki tiga panggung utama dan rencananya akan menampilkan lebih dari 60 nama besar dari berbagai aliran musik seperti rock, hip hop, pop dan country. 

“Peringatan ‘Woodstock ke-50’ adalah tentang berbagi pengalaman dengan seniman-seniman hebat, dan mendorong orang untuk mendapatkan pendidikan serta terlibat dalam masalah sosial yang berdampak bagi semua orang di planet ini,” kata Lang, dikutip dari siaran pers yang dikeluarkan di woodstock.com. 

Ia melanjutkan, “Akan sangat menginspirasi melihat orang-orang muda hari ini menyalurkan hasrat dan kepedulian pada sesama dan lingkungan. Itu adalah sesuatu yang selalu menjadi bagian dari misi ‘Woodstock’ dan itu adalah fokus dari festival ini." 

Foto: Life

Daftar artis yang tampil dalam peringatan “Woodstock 50” akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan. Penjualan pre-sale untuk mahasiswa usia 18-25 tahun disediakan pada akhir Januari nanti. 

Membawa atmosfer “Woodstock 69” di era milenial nampaknya memang tidak mungkin. Gaya generasi 60an yang nyentrik dan nyeleneh, terlalu jauh untuk disandingkan dengan generasi saat ini. Bukan hanya itu, tempat perkemahan Watskin Glen, tentu sangat berbeda dengan lokasi asli di kawasan pertanian Bethel.  

Namun, untuk mengingatkan bahwa pernah ada festival musik terbesar di muka bumi, tentu tidak ada salahnya. Rencana ini patut diapresiasi. 

(\)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar