Jennifer Lawrence Bantah Berhubungan Intim dengan Harvey Weinstein

Minggu, 16/12/2018 13:15 WIB
Dok. Jenifer Lawrence dan Harvey Weinstein (E! News)

Dok. Jenifer Lawrence dan Harvey Weinstein (E! News)

Jakarta, law-justice.co - Aktris Jenifer Lawrence (28) membantah pernah berhubungan intim dengan Harvey Weinstein (66), produser kenamaan yang dituding melakukam pelecehan seksual.

Kasus tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Harvey Weinstein ini mencuat sejak tahun lalu dan menimbulkan gerakan #MeToo. 

Sejumlah bintang Hollywoord buka suara mengenai Weinstein. Di antaranya adalah Rose McGowan yang begitu vokal menyuarakan tindak pelecehan yang ia alami dari sang produser. Selain itu, ada pula Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow, dan Mira Sorvino yang mengungkap pengalamannya. 

"Hatiku hancur untuk semua wanita yang jadi korban Harvey Weinstein. Aku tak pernah punya hubungan lain selain hubungan profesional dengannya. Ini adalah salah satu contoh taktik predator dan kebohongannya untuk menarik mangsa wanita sampai tak terhingga," kata Lawrence.

Jane Doe, salah seorang aktris yang mengajukan tuntutan pada Weinstein (66) pada Jumat (14/12) menyebut jika produser beken itu sesumbar padanya kalau dia pernah tidur bersama Lawrence sebelum Lawrence menerima Oscar.

"Aku tidur dengan Jennifer Lawrence dan lihat di mana dia sekarang, dia baru saja menerima Oscar," kata Jane Doe mengingat apa yang dikatakan Weinstein padanya.

Mengutip dokumen pengadilan, Variety yang dilansir People pada Sabtu (15/12), Jane Doe-menuduh Weinstein memaksanya melakukan oral seks. Wanita itu juga menuduh Weinstein kerap masturbasi di hadapannya dan mengancam akan mengacaukan karirnya kalau dia menolak.

Perwakilan Weinstein tak segera menanggapi People saat dimintai keterangan. Namun pihak Weinstein menyanggah klaim gugatan dalam sebuah pernyataan untuk Vulture.

"...Mr Weinstein merasa malu terhadap Ms Lawrence, yang hanya memiliki hubungan profesional dan terhormat dengannya, yang sayangnya diseret ke dalam upaya pencemaran yang buruk ini. Pengajuan ini lebih lanjut membuktikan bahwa siapa pun dapat mengatakan apa pun yang mereka inginkan dalam gugatan demi guncangan maksimum, untuk mencemarkan nama baik dan merendahkan, tanpa harus menawarkan fakta atau realitas apa pun." 

Pada bulan Mei, Weinstein didakwa atas tuduhan perkosaan dalam derajat pertama dan ketiga serta tindakan seksual kriminal pada tingkat pertama di New York City. Dia mengaku tidak bersalah pada awal Juni dan bebas dengan jaminan 1 juta dolar AS dengan pemantauan GPS, menurut Los Angeles Times.

Lebih dari 60 perempuan telah mengajukan tuduhan pelanggaran seksual terhadap Weinstein sejak The New York Times dan The New Yorker mendokumentasikan beberapa dekade tuduhan secara rinci, artikel pemenang hadiah Pulitzer pada akhir 2017.
 

(\)
Share:
Tags:


Berita Terkait

Komentar