Sebelum Pilih Kabareskrim, PBSI Sempat Incar Kapolri

Rabu, 23/12/2020 22:28 WIB
PBSI sempat incar Kapolri Jenderal Idham Azis sebelum pilih Kabareskrim Polri (breakingnews.co.id)

PBSI sempat incar Kapolri Jenderal Idham Azis sebelum pilih Kabareskrim Polri (breakingnews.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dipilih sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (Sekjen PBSI). Namun, sebelum pilihan jatuh ke Listyo, Pengurus Pusat PBSI sempat mengincar Kapolri Jenderal Idham Azis.

Hal itu berdasarkan daftar kepengurusan PBSI 2020-2024 yang diumumkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Agung Firman Sampurna.

Berdasarkan data yang disampaikan pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/12), ada beberapa nama baru yang mengisi jajaran pengurus. Agung mengatakan, meskipun orang-orang itu baru namun mereka dipilih berdasarkan kemampuan dan kompetensinya.

“Kami melakukan profiling, termasuk saya dan teman-teman melakukan komunikasi secara intens dengan berbagai klub besar. Akhirnya kami memilih beberapa profil ini yang merupakan orang-orang yang dianggap punya kemampuan dan mempunyai visi yang sama dan dapat bekerja sama dengan kami,” kata Agung di sela pengumuman kepengurusan PBSI 2020-2024.

Muka-muka baru yang muncul pada kepengurusan di bawah pria yang saat ini menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran dan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Irjen Fadil Imran menjabat sebagai staf khusus ketua umum, sedangkan Listyo Sigit Prabowo sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI. Agung meyakini kedua sosok tersebut bisa membagai tugasnya dengan baik meskipun cukup disibukkan dengan tanggung jawab besar di kepolisian.

"Sibuk bukan alasan orang direkrut dipilih menjadi ketua umum atau sekretaris jenderal. Yang kami lihat salah satu organisasi publik di mana bulu tangkis berkembang dan menjadi hobi itu ada di kepolisian. Saya sebenarnya berharap Pak Idham (Kapolri) yang di sini, tetapi masa dia jadi sekretaris jenderal," ucapnya.

Sementara untuk jabatan bidang dana dan usaha yang pada kepengurusan Wiranto diisi oleh Yoppy Rosimin kini digantikan oleh Indra Sinarmata. Selain itu, ada pula pengurus lama yang kembali menjadi tulang punggung PP PBSI di antaranya Alex Tirta sebagai ketua harian sekaligus wakil ketua umum I, mantan pemain nasional Taufik Hidayat yang menjadi staf ahli bidang pembinaan dan prestasi (binpres), dan Ricky Soebagdja sebagai subid pengembangan prestasi daerah.

Selanjutnya, Agung juga merangkul pelatih ganda putri Rionny Mainaky sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, menggantikan Susy Susanti dari kepengurusan sebelumnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Agung bersama dengan jajaran pengurus akan mulai bekerja, termasuk menentukan target-target dan strategi yang akan dilakukan pada 2021. Apalagi tantangan yang dihadapi cukup berat, yaitu mengembalikan supremasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia.

“Kami akan evaluasi terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil terbaik,” tutupnya.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar