Desak Bebaskan Habib Rizieq, Massa FPI Datangi Mapolres Metro Bekasi

Selasa, 15/12/2020 18:40 WIB
Massa FPI datangi Mapolres Metro Bekasi desak bebaskan Habib Rizieq (Islami.co)

Massa FPI datangi Mapolres Metro Bekasi desak bebaskan Habib Rizieq (Islami.co)

Bekasi, Jabar, law-justice.co - Setelah Habib Rizieq ditahan oleh Penyidik Polda Metro Jaya, massa FPI (Front Pembela Islam) langsung mendatangi Mapolres Metro Bekasi. Mereka mendesak polisi untuk membebaskan Imam Besar FPI itu dari tahanan.

"Hanya menyampaikan sikap saja, intinya bahwa mereka untuk membentuk tim investigasi secara netral, berusaha membebaskan Habib Rizieq Shihab tanpa syarat, jangan ada kriminalisasi terhadap ulama, tegakkan keadilan dan tidak ada diskriminasi hukum terhadap siapa pun. Itu yang disampaikan intinya," kata Wakapolres Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal seperti dilansir dari detikcom, Selasa (15/12/2020).

Alfian menjelaskan awalnya polisi menemui perwakilan FPI Bekasi, Habib Alwi bin Muhammad Alatas, di Mapolres Bekasi Kota. Mereka berkunjung selama 15 menit untuk menyampaikan tuntutan.

"Jadi yang Habib Alwi datang sebelum Zuhur, itu 12.30 sampai 13.00. Itu sudah kita temui. Habib Alwi sama visinya, terkait kepada umat muslim Kota Bekasi tidak terprovokasi dan tentunya tujuannya sama menyampaikan tuntutan, menjalin ukhuwah, sinergi, dan artinya 4 tuntutan yang disampaikan," jelasnya.

Setelah Habib Alwi pulang, sebut Alfian, massa datang. Massa aksi di Polres Metro Bekasi tidak lebih dari 15 menit. Massa juga membubarkan diri setelah diminta Habib Alwi.

"Ternyata setelah Habib Alwi Alatas kembali, datang (FPI) yang dari kabupaten, seakan-akan kan ini berita hoax, artinya hoax begini, tujuan Habib Alwi tidak ingin massa yang datang perwakilan saja dan sudah kita temui, lanjut 14.30 WIB yang 100 orang datang," jelas Alfian.

"Akhirnya Habib Alwi kembali lagi ke Polres menyampaikan tadi sudah kami sampaikan, nggak sampai 10-15 menit akhirnya mereka membubarkan diri. Karena sudah kami temui," tambahnya.

Alfian menyebut aksi berlangsung kondusif. Tidak ada bentrokan antara polisi dan massa.

"Alhamdulillah tidak ada yang melakukan aksi dorong-dorong, anarkis, tidak ada, semua alhamdulillah terima kasih mereka menyampaikan dengan tertib, lancar, dan menggunakan masker. Inilah yang kita kehendaki sehingga yang disampaikan benar-benar tertib, damai, dan itu yang kita inginkan, kondusivitas tetap terjaga di Kota Bekasi," tutupnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar