Sebelum Dibawa ke KPK, Ngabalin Serukan Kalimat Ini ke Edhy Prabowo

Rabu, 02/12/2020 19:21 WIB
Ali Mochtar Ngabalin sampaikan pesan khusus kepada eks Menteri KKP Edhy Prabowo saat mau dibawa ke gedung KPK  (Jatimtimes)

Ali Mochtar Ngabalin sampaikan pesan khusus kepada eks Menteri KKP Edhy Prabowo saat mau dibawa ke gedung KPK (Jatimtimes)

Jakarta, law-justice.co - Ali Mochtar Ngabalin yang menjadi Pembina pada Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat menyampaikan pesan khusus kepada Edhy Prabowo sebelum dibawa penyidik ke gedung KPK. Hal itu terjadi setelah eks Menteri KKP itu ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta terkait kasus dugaan suap ekspor benih lobster.

Ngabalin yang kala itu ada di rombongan Edhy, tidak ikut diamankan KPK. Namun, Ngabalin mengaku minta izin ke Satgas KPK untuk mendampingi Edhy selama menjalani proses di bandara.

"Saya minta izin ke petugas KPK mengikuti Pak Edhy. Saya sapa dia. Kakak yang kuat, jangan ragu dan bimbang insya Allah ada jalannya," kata Ngabalin di acara Indonesia Lawyers Club tvOne.

Dia pun mengaku sempat membisikkan ayat 5-6 di surat Al-Insyirah yang berbunyi fa inna ma`al-`usri yusr, inna ma`al-`usri yusr. Yang berarti karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Surat itu disampaikannya untuk menyemangati Edhy bahwa pasti ada jalan dari kesulitan yang dialami saat ini. Edhy pun, menurut Ngabalin, saat itu sangat kooperatif.

"Itu yang saya bisikkan ke beliau," ungkapnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) itu.

Lebih lanjut dia mengapresiasi prosedur Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK saat itu. Proses tersebut dilakukan secara terstruktur dan dilakukan dengan baik.

"Saya mengapresiasi luar biasa pada teman (KPK). Karena mereka mengerti benar Pak Menteri dengan rombongan sehingga komunikasi yang dibangun luar biasa," tutupnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar