Terungkap, Bagaimana Seorang Pria Bisa Kabur dari Korea Utara

Kamis, 26/11/2020 21:15 WIB
Salah satu titik perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara (Foto: VisitKorea)

Salah satu titik perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara (Foto: VisitKorea)

law-justice.co - Seorang pria warga negara Korea Utara yang berusia 20 tahun melarikan diri ke Korea Selatan pada awal bulan ini. Setelah diselidiki, ternyata dia bisa kabur karena sensor di perbatasan sedang mengalami masalah pada salah satu sekrupnya.

Masalah hak asasi manusia yang diduga kuat terjadi di Korea Utara terus memicu orang-orang di sana untuk kabur demi mencari penghidupan yang lebih layak. Setiap tahunnya, dilaporkan sekitar 1.000 orang berhasil kabur melintasi perbatasan dengan Korea Selatan.

Salah satunya yang baru saja terjadi awal bulan November, dimana seseorang yang mengaku sebagai mantan pesenam ketahuan kamera CCTV tengah melompati pagar pembatas. Perbuatannya itu seharusnya bisa terdeteksi oleh petugas keamanan Korea Selatan karena ada sensor yang bisa menangkap radar jika ada benturan pada pagar.

Namun sensor yang dipasang pertama kali pada tahun 2015 itu sedang mengalami masalah di beberapa titik. Militer Korea Selatan mengonfirmasi bahwa salah satu sekrup di sensor tempat pria 20 tahun itu melompat, ternyata mengalami kerusakan atau terlepas.

Hal itu membuat petugas perbatasan tidak bisa menyadari bahwa ada seseorang yang sedang melompati pagar. Dilansir dari BBC, Militer Korea Selatan bahkan meminta pria tersebut melompat-lompat untuk memperagakan bagaimana dia bisa kabur dari Korea Utara.

Banyaknya jumlah orang yang kabur dari Korea Utara ke negara tetangganya itu mengundang protes dari berbagai kalangan. Pihak berwenang berjanji akan mengevaluasi sistem keamanan di perbatasan, termasuk memeriksa setiap sensor di seluruh pagar perbatasan.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar