Novel Baswedan Disebut Jadi Pimpinan Penangkapan Edhy Prabowo & Istri

Rabu, 25/11/2020 10:19 WIB
Polri gagal mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyedik senior KPK Novel Baswedan (Foto: Lensa Indonesia)

Polri gagal mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyedik senior KPK Novel Baswedan (Foto: Lensa Indonesia)

Jakarta, law-justice.co - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disebut memimpin langsung penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Rabu (25/11) dini hari.

Menteri Edhy ditangkap beserta istri dan beberapa rombongan lain saat mereka baru tiba di Indonesia dari Amerika Serikat sekitar pukul 01.23 WIB dini hari tadi.

Tim KPK langsung membawa Edhy ke kantor lembaga anti-rasuah itu.

“Tadi sekitar jam 1 malam terlihat Edhy Prabowo dibawa ke KPK. Terlihat juga Novel Baswedan penyidik senior KPK sampai larut malam di KPK,” ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango, Rabu (25/11).

Selain Edhy Prabowo, KPK juga menangkap sejumlah orang, termasuk istri Edhy Prabowo.

Informasi yang beredar menyebutkan Edhy Prabowo ditangkap KPK terkait kasus dugaan korupsi ekspor lobster.

Sebelumnya, ditangkap, Edhy melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Dia sempat menyapa 201 nelayan Indonesia di Honolulu, Hawaii.

Dia menyoroti aspirasi nelayan Indonesia, yang bekerja di berbagai kapal penangkap ikan berbendera Amerika Serikat dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke negara adidaya tersebut.

Sementara itu, DPP Gerindra masih mencari tahu dan menunggu kabar resmi atas penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK.

"Saya akan cek dulu," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Hukum dan Advokasi, Habiburokhman.

"Pagi ini kami baru mendengar kabar tersebut, oleh karena itu kita tunggu KPK," ujar Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, secara terpisah.

Nama Edhy Prabowo semakin dikenal sejak dia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengemban tugas di KKP. Edhy Prabowo menggantikan Susi Pudjiastuti.

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar