Begini Respon Pangdam Jaya usai Markasnya Dibanjiri Karangan Bunga

Selasa, 24/11/2020 07:36 WIB
Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman perintahkan tangkap dalang demo UU Cipta Kerja (Tribunnews)

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman perintahkan tangkap dalang demo UU Cipta Kerja (Tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurahman merespon positif dengan maraknya karangan bunga yang dikirim masyarakat ke Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin ini (23/11).

Dudung menyebut hal itu merupakan bentuk dukungan terhadap TNI-Polri dalam menjalankan tugas untuk mempertahankan kesatuan Indonesia.

"Saya lihat itu ada bunga-bunga ucapan selamat kepada Pangdam dan Kapolda tentunya, di situ ada TNI-Polri. Dukungan itu tidak hanya sekadar untuk TNI saja, tapi polisi juga," kata Dudung di Makodam Jaya.

Dudung menyebut, penurunan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan kerja bersama antara Satpol PP dan Polri.

Oleh karenanya, mantan Gubernur Akademi Militer ini berharap dari pecopotan baliho situasi keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya bisa lebih aman terkendali.

"Karena pada dasarnya sebetulnya seperti kemarin pencabutan baliho itu sudah dilakukan oleh Satpol PP, Polisi, dengan TNI, sudah kami lakukan sama-sama. Jadi sekarang situasi sudah mulai aman, harapan masyarakata yang selama ini mungkin resah sudah mulai membaik," harap Pangdam Jaya.

Sejak Senin pagi (23/11) karangan bunga berdatangan ke Makodam Jaya. Karangan bunga itu berjejer rapi di depan pagar Makodam Jaya. Kebanyakan karangan bunga tersebut berisi ucapan selamat atas ketegasan TNI dalam pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS).

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar