Pangdam Jaya Ancam FPI, Pernyataan Ipar SBY Ini Sangat Menohok

Senin, 23/11/2020 22:07 WIB
Mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo bicara soa tipe-tipe anak buah di TNI (detikcom)

Mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo bicara soa tipe-tipe anak buah di TNI (detikcom)

Jakarta, law-justice.co - Di tengah ramainya ancaman Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman terhadap ormas Front Pembela Islam (FPI) sebuah video yang berisikan pernyataan dari mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (purn) TNI Pramono Edhi Wibowo ramai diperbincangkan. Pernyataan dari ipar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu soal tipe-tipe anak buah di lembaga TNI.

Pernyataan itu disampaikan di YouTube Channel Pramono Edhie Wibowo dan ditayangkan sekitar enam tahun yang lalu. Kini yang menonton video tersebut sudah mencapai 34 ribu. Dalam ceritanya, Pramono mengatakan ada tipikal anak buah yang berani di kota dan takut di hutan.

“Biasanya kalau orang yang takutnya terlalu tinggi, saya perhatikan adalah orang yang kejam di basis dan itu penakut di hutan. Yang orangnya kalem di kota jago di hutan, berani. Kalau orangnya kayak jeger-negeri di kota, saya perhatikan penakut di hutan. Anak buah saya yang hebat-hebat kalau di kota berani, di hutan jadi kucing dia,” ujar Pramono dalam video tersebut.

Pramono menambahkan, dia mengenal anak buah cukup detail. Hal itu lantaran sejak lulus dari AKABRI 1980 dengan pangkat letnan dua, Pramono ditugaskan ke Timor-Timor. Di sana dia ditugaskan selama tujuh tahun hingga pangkatnya letnan kolonel.

Dari situ, Pramono mengetahui jika perang adalah proses mengadu kebersihan hati. “Perang itu adalah mengadu kebersihan hati, orang yang tidak bersih hati bisa dijawab di lapangan. Jadi kalau ada orang yang menggunakan perang untuk naik pangkat, nanti kena sendiri. Saya berkali-kali melihat itu,” kata Pramono.

“Hanya ingin terlihat hebat dan memerintahkan prajuritnya dan tidak peduli pada prajurit akan kena sendiri,” ucap Pramono.

Sebelumnya, Dudung mengakui telah memerintahkan prajuritnya untuk menurunkan baliho spanduk dan baliho bergambar Habib Rizieq di wilayah DKI Jakarta. Dia juga mengancam akan mebubarkan FPI.

“Iya itu perintah saya, Satpol PP menurunkan dinaikkan lagi, itu perintah saya," kata Dudung Akhir pekan kemarin.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar