`Hara Hachi Bu`, Diet ala Jepang Ini Bikin Panjang Umur

Minggu, 22/11/2020 17:05 WIB
Diet ala Jepang (Tribun)

Diet ala Jepang (Tribun)

Jakarta, law-justice.co - Jika Anda ingin hidup sehat sampai 100 tahun, makanlah seperti orang sehat yang sudah hidup sampai dengan 100 tahun lebih atau biasa disebut centenarian.

Dilansir CNBC Make It, satu tempat yang perlu menjadi rekomendasi cara hidup panjang yakni di Okinawa, Jepang, salah satu lokasi Zona Biru di dunia, atau tempat yang luar biasa bagi orang-orang hidup sangat panjang, sehat, dan bahagia.

Pada setiap 100.000 penduduk, Okinawa memiliki 68 centenarian, lebih dari tiga kali lipat jumlah yang ditemukan dalam populasi AS dengan ukuran yang sama.

Selain itu, September lalu, data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa hampir 1 dari 1.500 orang di Jepang saat ini sudah berusia 100 tahun atau lebih (centenarian).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang yang dikutip CNN juga menunjukkan jumlah centenarian saat ini sudah menembus angka 80.000 lebih untuk pertama kalinya tahun ini. Jumlah ini menjadi kenaikan secara tahunan ke-50 secara berturut-turut dan menjadi kenaikan tertinggi.

Data pemerintah Jepang pada September mencatat, ada 80.450 orang berusia 100 tahun ke atas, jumlahnya bertambah 9.176 dari tahun lalu. Dengan jumlah sebanyak itu, maka rasionya sudah setara dengan 1 dari setiap 1.565 orang.

Seorang pengamat usia panjang, Dan Buettner, yang juga penulis "The Blue Zones: Lessons for Living Longer from the People Who been Lived the Longest, mengungkapkan, makan dengan penuh perhatian, niat dan kesadaran adalah salah satu karakteristik penting yang telah terbukti membantu tingkat umur panjang di antara orang-orang Okinawa.

Berikut tipsnya yang dikutip dari CNBC Make It.

`Hara hachi bu`: Semuanya secukupnya

Jika Anda pernah cukup beruntung makan dengan seorang tetua Okinawa, Anda pasti pernah mendengar mereka melafalkan frase yang terinspirasi ajaran Konfusianisme sebelum memulai makan: "Hara hachi bu", pengingat untuk berhenti makan ketika perut mereka sudah 80% penuh alias kenyang.

Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 15 hingga 20 menit bagi otak Anda untuk mencatat bahwa perut Anda telah mencapai kapasitasnya. Dan makan secara perlahan, dengan mempraktikkan hara hachi bu, membantu memperpendek kondisi ini.

Dengan kata lain, jika Anda berhenti makan ketika Anda merasa sudah 80% kenyang, kemungkinan besar Anda sebenarnya 100% kenyang (tapi Anda belum mengetahuinya).

Berkali-kali, para ilmuwan dan peneliti menemukan bahwa salah satu masalah terbesar dengan pola makan orang Amerika adalah kita makan terlalu banyak.

Menurut sebuah studi dari Pew Research Center, orang Amerika mengonsumsi jauh lebih banyak kalori setiap hari daripada yang direkomendasikan. Perkiraan dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS berkisar antara 1.600 hingga 2.400 kalori per hari untuk wanita dewasa, dan 2.000 hingga 3.000 kalori per hari. hari untuk pria dewasa).

Studi itu menemukan, pada 2017, rata-rata orang Amerika mengonsumsi lebih dari 3.600 kalori setiap hari, meningkat 24% dari tahun 1961, ketika rata-rata hanya 2.880 kalori.

Dr. Brian Wansink, penulis "Mindless Eating," menghabiskan banyak waktu untuk meneliti kebiasaan makan di seluruh dunia.

"Ada selisih kalori yang signifikan antara saat orang Amerika berkata, `Saya kenyang`, dan saat orang Okinawa berkata, `Saya tidak lagi lapar`," katanya.

"Kami menambah berat badan secara diam-diam, baik dengan mengisinya sendiri atau dengan makan sedikit terlalu banyak setiap hari - tanpa berpikir."

Apa yang Anda makan juga penting

Orang tua Okinawa menerapkan pola makan nabati, dengan makanan mereka sebagian besar terdiri dari kacang goreng, bayam, sawi, ubi jalar, dan tahu - yang semuanya kaya akan nutrisi.

Goya adalah makanan pokok populer lainnya. Makanan yang juga dikenal sebagai "pare" ini kaya akan antioksidan, vitamin dan mineral yang dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan sistem kekebalan untuk membantu melawan virus.

Meskipun orang Okinawa makan daging babi, ikan, dan daging lainnya, ini biasanya merupakan komponen kecil dari keseluruhan konsumsi mereka.

Mempraktikkan `hara hachi bu`

Perubahan sederhana dalam kebiasaan makan sehari-hari dapat membantu mempraktikkan rahasia hara hachi untuk meningkatkan kesehatan.

Berikut empat langkah mudah untuk Anda mulai:

Pertama, jangan terobsesi dengan asupan kalori atau penurunan berat badan. Cara Okinawa adalah melakukan segala sesuatu dengan tidak berlebihan. Saat Anda makan, latih perhatian penuh dengan mendengarkan tubuh Anda.

Kedua, makan perlahan. Makan lebih cepat menghasilkan makan lebih banyak. Makan secara perlahan agar tubuh Anda merespons isyarat, yang memberi tahu kami bahwa kami tidak lagi lapar.

Ketiga, fokus pada makanan. Matikan TV dan jauhkan semua perangkat digital dari lingkungan makan Anda. Anda tidak akan terlalu terganggu, makan lebih sedikit, dan lebih menikmati makanan.

Empat, gunakan piring kecil. Pilihlah untuk makan di piring kecil dan gunakan gelas tinggi dan sempit. Anda cenderung makan lebih sedikit tanpa memikirkannya.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar