Isu Pertemuan Ma`ruf Amin-Rizieq , PPP: Wajar Mereka Sama-sama Ulama

Sabtu, 21/11/2020 19:42 WIB
Wasekjen PPP Achmad Baidowi (MI)

Wasekjen PPP Achmad Baidowi (MI)

Jakarta, law-justice.co - PPP menilai wacana pertemuan Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin dan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab merupakan hal wajar. Bagi PPP, wajar ada yang berharap Habib Rizieq bertemu Ma`ruf Amin yang notabene juga seorang ulama.

"Ya wajar saja kalau ada yang berharap HRS bertemu Kiai Ma`ruf Amin, ya biasa saja, hal yang wajar. Beliau, Kiai Ma`ruf Amin selain Wapres adalah ulama, HRS adalah pimpinan sebuah ormas," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

"Saya kira usulan-usulan pertemuan itu wajar-wajar saja, dalam konteks membuka ruang dialog, bersilaturahmi, itu kan dianjurkan dalam Islam," ujarnya.

Pertemuan itu, menurut Awiek, bisa saja terjadi saat acara Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun, anggota Dewan itu mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan saat pertemuan itu bila terjadi.

"Ya pertemuan itu bisa dimana saja, bisa di kantor MUI, acara forum. Tapi kan protokol kesehatan enggak boleh ramai-ramai. Semua kondisional saja," ucap Awiek.

"Tapi kalau melihat agendanya nggak sibuk, bisa jadi silaturahim pas acara MUI dan semacamnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Wapres Ma`ruf Amin menyambut baik gagasan pertemuan dirinya dengan pemimpin FPI Habib Rizieq Syihab. Ma`ruf Amin disebut tak ada masalah bertemu dengan Rizieq.

"Terhadap gagasan pertemuan itu, ya Wapres tidak ada masalah. Wapres `welcome`, artinya itu hal yang bisa dilakukan selama membawa kebaikan bagi bangsa dan negara," kata juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi, seperti dilansir Antara Sabtu (21/11/2020)

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar