Whatsapp Punya Anti Sadap, Bagi Yang Sudah Kena Gimana?

Sabtu, 21/11/2020 15:42 WIB
WhattsApp

WhattsApp

Jakarta, law-justice.co - WhatsApp memiliki fitur canggih yaitu disappearing messages (pesan sementara) atau hapus pesan otomatis merupakan fitur yang memungkinkan pesan terhapus setelah tujuh hari.

Untuk bekerja optimal maka pengirim dan penerima pesan harus mengaktifkan fitur ini. Artinya, Pengguna WhatsApp di Indonesia kini bisa tenang percakapannya di Android, iOS, KaiOS, dan desktop disadap atau terbaca hacker.

WhatsApp menerangkan jika pesan sementara diteruskan ke chat yang mematikan fitur pesan sementara, pesan tidak akan hilang di chat yang diteruskan.

"Jika pengguna membuat cadangan sebelum pesan hilang, pesan sementara akan disertakan dalam cadangan tersebut. Pesan sementara akan dihapus ketika pengguna memulihkan dari cadangan," ungkap WhatsApp dikutip Sabtu (21/11/2020).

Cara mengaktifkannya di smartphone Android, iOS, KaiOS dan WhatsApp Web pun cukup mudah. Berikut caranya:
* Pastikan WhatsApp yang kamu pakai adalah versi terupdate
* Masuk ke aplikasi WhatsApp dan pilih chat atau cakapan yang kamu ingin aktifkan fitur ini
* Ketuk nama kontak
* Gulirkan ke bawah dan temukan fitur disappearing messages atau pesan sementara
* Lalu pilih On

Catatan saja, jika pengguna mengaktifkan fitur hapus pesan otomatis atau disappearing messages sementara lawan bicara tak mengaktifkan fitur ini, maka lawan bicara tak dapat membaca pesan yang dikirim.

Akan muncul tulisan "You received a message but your version of WhatsApp doesn`t support it". Cara agar lawan bicara bisa baca pesan adalah menonaktifkan fitur ini.


Langkah Mengatasi Whatsapp Di-hack

Setelah kamu mengetahui bahwa akun Whatsapp-mu di-hack, serta sudah terlanjur dikloning dan diambil alih (takeover), Hal yang harus kamu lakukan adalah segera ambil beberapa langkah, yang bisa dilakukan untuk memulihkan kembali akun WhatsApp-mu.

Yuk, langsung saja simak langkah mengatasi Whatsapp di-hack, berikut ini:

1. Pertama, putuskan koneksi perangkat yang tidak diketahui dengan akun WhatsApp-mu.
Caranya:

Klik Setting
Klik WhatsApp Web/Desktop
Log out from all devices

2. Selanjutnya, aktifkan 2-step verification.
Caranya:

Klik Setting
Klik Account
2-step verification
Active
Masukkan PIN
Masukkan Email

3. Hubungi WhatsApp.
Caranya:

Kirim email ke [email protected] dengan subject: “lost/stolen: please deactivate my account”.
Dalam email tersebut sebutkan nomor ponsel yang digunakan.


Cara Melindungi Whatsapp dari Hacker
Nah, itu dia beberapa langkah mengatasi Whatsapp di-hack, yang mungkin bisa kamu coba. Namun, agar akunmu tetap aman dari intaian hacker, lebih baik lindungi Whatsapp kamu dengan cara berikut ini:

Menggunakan aplikasi pengunci pihak ketiga
Selain kunci pengaman sebelum masuk home pada ponsel, biasanya ada pengaturan yang bisa dilakukan untuk bisa mengunci sebelum masuk ke aplikasi-aplikasi lainnya seperti Whatsapp. Nah, hal ini bisa dijadikan tingkat pengamanan semakin bagus.

Atau kamu juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga yang menawarkan keamanan lebih. Sehingga, tidak sembarang orang bisa membuka Whatsapp kamu.

Menggunakan Two-step Verification
Ada lagi cara yang bisa kamu lakukan untuk melindungi Whatsapp dari hacker, yakni dengan Two-step Verification. Di mana fitur bawaan Whatsapp ini, berguna untuk melindungi akun ketika akan membuka dari ponsel baru, yakni dengan menggunakan pin.

Mengaktifkan notifikasi keamanan
Selanjutnya, bisa dengan cara mengaktifkan notifikasi keamanan. Di mana nantinya, pengguna akan mendapatkan notifikasi, apabila akunnya dibuka di perangkat lain, misalnya di laptop, PC maupun ponsel lainnya.

Tidak perlu melakukan backup data atau isi obrolan ke cloud atau google drive
Melakukan backup data, atau isi obrolan ke iCloud atau google drive, ternyata bisa membuat hacker akan lebih mudah meretas data.

Lebih waspada terhadap tautan palsu
Jika tidak dari pihak resmi, abaikan tautan-tautan palsu seperti pesan yang berisi informasi bahwa akun Whatsapp kamu telah habis masa berlangganannya, atau tidak dapat diaktifkan kembali.

Bahkan, pengguna diharapkan untuk tidak mempercayai, apalagi jika sampai membuka tautan pesan tersebut yang berbentuk link dan sebagainya. Karena hal tersebut bisa saja berisi virus.

Gunakan aplikasi Whatsapp resmi untuk versi desktop

Ada salah satu masalah terbesar yang biasanya dihadapi oleh WhatsApp, yakni pengguna yang menggunakan aplikasi WhatsApp Desktop yang tidak resmi. Dengan demikian, data mengenai akun pengguna dapat diambil oleh peretas.

Nah, itu dia beberapa informasi penting terkait peretan Whatsapp yang mungkin bisa bermanfaat. Namun, buat kamu yang HP-nya belum memiliki pengamanan yang lebih, mungkin bisa pilih HP yang memiliki pengamanan, demi terlindung dari hacker.

Mau beli HP baru yang lebih canggih? Jangan lupa lakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. Dengan kartu kredit, kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan mulai dari cashback, potongan, hingga rewards menarik.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar