Walah!, Gegara Mabuk Asmara di Usia Tua Stephen Chow Terganjal Kasus

Sabtu, 21/11/2020 14:02 WIB
Stephen Chow dan mantan kekasihnya Yu Man Fung (Intipseleb)

Stephen Chow dan mantan kekasihnya Yu Man Fung (Intipseleb)

Hong Kong, law-justice.co - Kasus perselisihan antara Stephen Chow dan mantan kekasihnya, Yu Man Fung, menuai banyak sorotan. Dalam persidangan pada 19 November lalu, terungkap fakta-fakta yang terjadi di antara keduanya.


Dilansir dari The Strait Times, Yu Man Fung mengaku menerima bayaran per bulan dari Stephen Chow sebesar Rp 36 juta. Ia pun bertugas mengurus hak cipta dari film-filmnya serta properti miliknya.

Yu juga mengatakan dijanjikan komisi pada Natal 2002. Namun perjanjian itu hanyalah sebatas ucapan, tak ada surat kontrak resmi di antara mereka kala itu.

Stephen Chow awalnya menjanjikan akan membelikannya sebuah sepeda sebagai hadiah untuknya. Namun Yu memilih komisi 10 persen pada investasi yang mereka lakukan lewat tiga buah hunian mewah dengan lima area parkir serta proyek investasi lainnya yang dilakukan sang Raja Komedi Asia tersebut.

Dalam persidangan tersebut, Yu pun ditanya kenapa tak membuat kontrak resmi bersama Stephen Chow. Ia berdalih sangat percaya pada mantan kekasihnya itu dan tak menyangka dirinya dibohongi.

Ia pun menyebutkan tak menerima sepeser pun atas upah sebesar Rp 127 miliar yang dijanjikan Stephen Chow.

Pada persidangan tersebut Stephen Chow tak hadir, namun ia sempat menyebutkan memang menjanjikan hal tersebut kepada mantan kekasihnya. Ia pun mengatakan perjanjian itu dibuat saat dirinya dan Yu sedang dimabuk asmara.

Kini Stephen Chow menyebut mantan kekasihnya itu sebagai wanita yang hanya memikirkan keuntungan bagi dirinya saja. Karena ia hanya memikirkan komisinya sendiri dan tak memikirkan kerugian yang diderita Stephen Chow hingga Rp 23,7 miliar.

Tak berhenti di situ, Stephen juga terlilit utang kepada investor. Pada 2016, terjadi penandatanganan perjanjian di mana investor yang berkomitmen investasi sebesar HK$ 1,33 miliar (US$ 230 juta) di perusahaan Stephen akan mendapatkan keuntungan sebesar HK$ 1,04 miliar (US$ 180 juta) setelah empat tahun.

Menurut sumber, segala sesuatunya berjalan cukup lancar dalam tiga tahun pertama, dengan perusahaan mencatat keuntungan total sebesar HK$ 670 juta (US$ 117 juta). Namun, pada tahun keempat, investor hanya menerima HK$ 160 juta (US$ 30 juta) karena pandemi yang telah memukul industri film global.

 

 

 

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar