Ma`ruf Imingi Insentif Bagi Investor yang Suntik Modal Industri Halal

Sabtu, 14/11/2020 14:53 WIB
kh.maruf amin (nu.or.id)

kh.maruf amin (nu.or.id)

Jakarta, law-justice.co - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak investor asing untuk menanamkan modalnya di kawasan industri halal (KIH), yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan oleh Pemerintah. Masuknya investor asing diharapkan dapat meningkatkan output produk halal di dalam negeri.

“Kawasan industri halal, yang tumbuh dan berkembang, diharapkan akan menarik perhatian investor global untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia,” kata Ma’ruf Amin saat membuka webinar `Konferensi Halal Internasional` yang diselenggarakan Universitas Gajah Mada (UGM) secara virtual, Sabtu (14/11).

Wapres menambahkan, kawasan industri halal harus menjadi bagian dalam ekosistem industri nasional dan global, sehingga area khusus halal itu tidak dapat berdiri sendiri. Untuk penguatan industri halal tersebut, lanjut Ma’ruf, diperlukan regulasi dan insentif yang memadai.

“Dalam rangka memperkuat ekosistem ini diperlukan insentif dan regulasi yang mendukung secara harmonis dan terpadu bagi industri produk halal yang terintegrasi di dalam kawasan ekonomi khusus (KEK),” jelasnya.

Sebelumnya, Wapres mengatakan pembentukan pusat pelayanan terpadu untuk produk halal akan dibangun di setiap kawasan industri. Hal itu bertujuan agar proses sertifikasi kehalalan terhadap suatu produk industri dapat berjalan cepat.

Pembentukan layanan one stop service untuk kehalalan produk tersebut didukung dengan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.

“Itu merupakan langkah awal berkembangnya kawasan industri halal terpadu di Indonesia, di mana seluruh layanan yang berhubungan dengan kehalalan produk berada dalam satu atap atau one stop service,” ujar Ma`ruf Amin.

Hingga saat ini terdapat dua kawasan industri halal yang terintegrasi dengan kawasan industri, yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten serta SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Sementara empat kawasan industri lain masih dalam proses persiapan untuk memiliki klaster halal, yakni Kawasan Industri Bintan Inti di Batam, Kawasan Industri Batamindo di Batam, Kawasan Industri Jakarta Pulogadung dan Kawasan Industri Surya Borneo di Kalimantan Tengah.

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar