Bangkrut! Pabrik Sepatu Merek Terkenal di Tangerang PHK 1.800 Karyawan

Jum'at, 06/11/2020 11:58 WIB
Ilustrasi Pabrik Sepatu PHK karyawan. (Bisnis.com).

Ilustrasi Pabrik Sepatu PHK karyawan. (Bisnis.com).

Jakarta, law-justice.co - Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Disnaker Kabupaten Tangerang, Hendra menyatakan pabrik sepatu di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang bangkrut terdampak wabah virus corona (Covid-19).

Kata dia, sebanyak 1.800 karyawan pabrik terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dia mengaku telah menerima laporan mengenai penutupan pabrik. Proses PHK, kata dian dilakukan secara bertahap, Oktober-November 2020.

"Pabrik sepatu itu tutup karena merugi. Untuk PHK sudah dilakukan perusahaan sejak pertengahan Oktober 2020 sampai akhir bulan ini," ujar Hendra di Tangerang, Kamis (5/11/2020).

Dia menuturkan, pabrik sepatu tersebut merek terkenal dan sudah lama beroperasi di Tangerang. Wabah Covid-19 dinilai membuat penjualan pabrik sepatu menurun.

"Pabriknya yang pasti cukup ternama tapi karena kondisi yang ada terpaksa tutup," tuturnya.

Selain pabrik sepatu, ada 22 pabrik lainnya di Kabupaten Tangerang juga merugi dan terpaksa memberhentikan karyawan. Sejumlah perusahaan ada yang pindah ke luar Tangerang dan ada juga tutup karena bangkrut.

"Kalau dari data kita, sejak pandemi Covid-19 ini, ada 23 perusahaan tutup atau pindah dari Kabupaten Tangerang, salah satunya pabrik sepatu ini," katanya.

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar