Soal Tayangan Gambar Nabi Muhammad, MUI Bakal Datangi Kedubes China

Kamis, 05/11/2020 09:56 WIB
TV China Tayangkan Gambar Nabi Muhammad, Produk China Bakal Diboikot? (Rmol).

TV China Tayangkan Gambar Nabi Muhammad, Produk China Bakal Diboikot? (Rmol).

Jakarta, law-justice.co - Usai umat Islam dunia dihebohkan dengan pernyataan kontroversial Presiden Perancis Emmanuel Macron terkait dengan gambar atau karikatur Nabi Muhammad SAW, kini mencuat lagi kabar bahwa saluran televisi pusat China, CCTV menayangkan gambar Nabi Muhammad SAW dalam sebuah serial TV.

Kabar tersebut pertama kali muncul dalam siaran di saluran televisi berbasis berita berbahasa Inggris di India, WION pada akhir pekan kemarin.

Video itu diunggah oleh seorang aktivis HAM Uighur bernama Arslan Hidayat melalui akun Twitternya @arslan_hidayat pada tanggal 27 Oktober 2020 lalu.

Dalam cuitannya, Arslan Hidayat bahkan bertanya terkait sikap umat muslim terhadap insiden tersebut apakah sikap negara-negara Islam akan sama sikapnya seperti dilakukan kepada Presiden Prancis.

"Gambar Nabi Muhammad (SAW) dalam serial TV di saluran TV pemerintah China, CCTV. Konteks (adegan): seorang duta besar dari negara Arab menghadiahkan potret Nabi Muhammad (SAW) kepada kaisar selama Dinasti Tang. Bisakah kita sekarang memboikot barang-barang China?" ujar Arslan Hidayat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu bertabayyun dengan meminta klarifikasi kepada Kedutaan Besar China di Indonesia.

"Kita akan klarifikasi terlebih dahulu ke kedutaan besar China," ujar Anwar Abbas seperti melansir rmol.id, Rabu 4 Novemberi 2020.

Atas dasar itu, MUI belum bisa menentukan sikap apakah akan bersikap serupa seperti insiden Presiden Prancis Emmanuel Macron yang disebut telah meluakai Islam.

"Nanti, kami akan meminta klarifikasi Kedutaan China dahulu," demikian Anwar Abbas yang juga Ketua PP Muhammadiyah itu.

Diketahui, saat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengklaim atas nama membela hak kebebasan berekspresi, lantaran gambar atau karikatur Nabi Muhammad seperti yang dilakukan oleh Samuel Paty seperti ditolerir, dia dikecam banyak pihak termasuk negara-negara muslim.

Bahkan gerakan boikot barang-barang dari Perancis oleh kelompok-kelompok Muslim dilakukan. Pasalnya, pernyataan Macron tersebut dianggap melukai umat Muslim.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar