Tak Pernah Kalah, Petarung Ini Malah Sebut Khabib Pengecut

Sabtu, 31/10/2020 08:33 WIB
Petarung Colby Covington sebut Khabib Nurmagomedov pengecut (Liputan6).

Petarung Colby Covington sebut Khabib Nurmagomedov pengecut (Liputan6).

Jakarta, law-justice.co - Petarung Khabib Nurmagomedov tak pernah kalah setelah bertarung 29 kali. Terakhir dia mengalahkan Justin Gaethje sebelum akhirnya mengumumkan pensiun.

Rekor kemenangan Khabib pun dinilai fantastis oleh sejumlah ihak. Namun, petarung kelas welterweight UFC Colby Covington malah menyebut Khabib sebagai pengecut.

Pasalnya, menurut Covington, Khabib seharusnya bertarung di kelas welterweight bukan lightweight. Menurutnya, bobot Khabib tak pantas bertarung di kelas lightweight.

Covington menilai sang juara kelas lightweight bertarung melawan orang yang bobotnya lebih ringan. Pada kenyataannya, Khabib memang memiliki bobot yang cocok di welterweight, sehingga harus menurunkan berat badannya ketika akan bertarung di lightweight.

Covington menilai semua kemenangan Khabib diraih karena keunggulan berat badan ketimbang lawan-lawannya. Ia pun menantang Khabib untuk mencoba bertanding di welterweight.

"Ayo, bertarung di kelas berat Anda sendiri. Ada seorang pahlawan legendaris Amerika yang mengatakan di perguruan tinggi, ‘pengecut mengurangi berat badan,” kata Covington seperti dilansir dari Sportbible, Sabtu (31/10/2020).

“Saya tidak berbicara tentang Dan Gable, yang dulu saya kenal saat kuliah, pria itu legenda, saya benar-benar membicarakan tentang Anda (Khabib). Saya katakan, jika Anda harus mengurangi berat badan, Anda pengecut,” tuturnya.

"Mengapa Anda mencari keuntungan besar ini untuk memiliki keunggulan berat badan atas orang-orang kecil ini dan mengalahkan orang cebol? Ayo bertarung di kelas berat pria sejati,” ucap Covington.

Meski begitu, anggapan Covington terhadap Khabib tidak akan mengurangi pamor The Eagle. Khabib tetaplah salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC dengan rekor tak terkalahkannya.

Pertarungan terakhir Khabib adalah melawan Justin Gaethje di UFC 254. Petarung berpaspor Rusia itu tampil memukau dengan membuat Gaethje menyerah pada ronde kedua dengan teknik triangle choke. Kemenangan itu membuat Khabib pensiun dengan rekor 29-0.

Kemenangan itu membuat Khabib dinobatkan sebagai petarung pound-for-pound terbaik di UFC. Dengan segala prestasi gemilangnya di dalam oktagon, Khabib kini telah memutuskan pensiun dari dunia seni bela diri campuran.

Khabib memilih pensiun karena janji kepada ibunya untuk tidak bertarung tanpa sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, yang meninggal pada Jumat 3 Juli 2020. Khabib pun mengikuti janji kepada ibunya dan menjadikan pertarungan kontra Gaethje sebagai partai pamungkasnya.

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar