Tiga Jam Diguyur Hujan, Tujuh Desa di Trenggalek Banjir

Selasa, 27/10/2020 22:50 WIB
Warga Kampung Kojan, Jakarta Barat, DKI Jakarta dilintasi Kali Kojan, saat ini harus waspada jika musim hujan turun karena pemukiman mereka pasti terendam banjir.

Warga Kampung Kojan, Jakarta Barat, DKI Jakarta dilintasi Kali Kojan, saat ini harus waspada jika musim hujan turun karena pemukiman mereka pasti terendam banjir.

[INTRO]

Banjir bandang menerjang seribu lebih rumah warga yang ada pada sejumlah permukiman di tujuh desa, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa, (27/10), dini hari. 

Tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana ini. Hanya, ketinggian air yang mencapai lutut orang dewasa melumpuhkan sebagian besar aktivitas warga. 

"Banjir semalam mengakibatkan ratusan rumah terendam bahkan kantor kecamatan, UPT Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sekretariat PPK Munjungan, Kantor Polsek hingga Koramil juga terdampak banjir," kata Camat Munjungan, Rudijanto dilansir Antara, Selasa (27/10) malam. 

Tujuh desa yang terdampak banjir adalah Desa Masaran, Karangturi, Bendoroto, Tawing, Craken, Sobo dan Desa Munjungan.

Desa yang paling parah terdampak banjir bandang ini adalah Desa Munjungan yang merupakan pusat kota kecamatan di Kecamatan Munjungan.

"Hujan deras yang berlangsung kurang lebih tiga jam sejak Senin (26/10) mengakibatkan Sungai Bungur tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke perkampungan," katanya.

Belum ada laporan laporan resmi kerugian dampak banjir bandang kali ini. Namun, akumulatif kerusakan tanaman di persawahan, perkebunan serta peternakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Arus air yang masuk ke rumah sangat deras, sehingga banyak barang yang di luar rumah yang hanyut," ucapnya.

Selain banjir, sejumlah rumah warga dan beberapa ruas jalan di Kecamatan Munjungan tertimbun tanah longsor. Untuk membersihkan material longsor masih menunggu bantuan alat berat dari pemerintah daerah setempat.

(Antonius Wilhelmus Fernandez\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar