Berbahaya! Layangan Menyangkut di Roda Citilink Rute Yogya

Sabtu, 24/10/2020 19:56 WIB
Armada pesawat citilink jenis Airbus A320 (Foto: Kompas)

Armada pesawat citilink jenis Airbus A320 (Foto: Kompas)

DI Yogjakarta, law-justice.co - Kejadian berbahaya terjadi pada pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 1107 rute Jakarta-Yogyakarta menabrak layang-layang ketika melakukan pendaratan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (23/10) kemarin.

Pesawat yang berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta mendarat di Yogyakarta sekitar 16.46 WIB. Tiga menit berselang, ditemukan ada layang-layang di roda pesawat saat proses pengecekan setelah pesawat berhenti dan terparkir.

"Saat pengecekan pesawat itu dilakukan, tim operasional menemukan layang-layang yang tersangkut pada bagian atas roda kanan pesawat," tutur General Manager Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2020).

"Jika layangan tersangkut di baling-baling pesawat maka resiko kecelakaan pesawat dan munculnya korban jiwa menjadi sangat tinggi," ucap Agus.

Larangan tersebut, kata Agus, telah diatur dalam Pasal 210 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Aturan itu mengatur larangan bagi setiap orang berada di daerah tertentu di bandar udara, membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandar udara.

Sesuai aturan, bagi para pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana penjara selama tiga tahun atau denda maksimal sebanyak Rp1 miliar.

"Akan kami tindak secara tegas bagi siapapun yang melanggar aturan tersebut," kata Agus.

Sementara itu, VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Resty Kusandarina menyampaikan pilot pesawat telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak menara setempat untuk menyampaikan peristiwa yang dialami.

Tim teknik Citilink, lanjut Resty, juga telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pesawat dan dipastikan tak ada kerusakan. Serta dipastikan layak untuk kembali terbang.

"Adapun saat ini seluruh kru dan penumpang telah mendarat dengan selamat," ujar Resty.

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:
Tags:



Berita Terkait

Komentar