Gara-gara Utang Segini, Pelaku Nekat Bunuh & Bakar Kerabat Jokowi

Jum'at, 23/10/2020 17:57 WIB
Gara-gara utang Rp145 juta, pelaku nekat bunuh dan bakar jasad kerabat Presiden Jokowi (Riau News).

Gara-gara utang Rp145 juta, pelaku nekat bunuh dan bakar jasad kerabat Presiden Jokowi (Riau News).

Sukoharjo, Jateng, law-justice.co - Pihak Kepolisian akhirnya mengungkap motif dari kasus pembunuhan dan pembakaran jasad Yulia, kerabat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sukoharjo, Jawa Tengah. Masalah utang sebesar Rp145 juta menjadi alasan pelaku EP nekat membunuh lalu membakar korban.

"Pengembangan (utang pelaku ke korban) Rp 145 juta," kata Direskrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Pranoto kepada wartawan di Semarang Jumat (23/10/2020).

Lebih lanjut Wihastono melalui pesan singkat kepada wartawan menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban juga menginvestasikan sejumlah uang di bisnis yang dijalankan pelaku.

"Investasi Rp 100 juta, utang pribadi Rp 45 juta," lanjutnya.

Polisi menjelaskan awal mula pembunuhan sadis ini ketika Yulia datang ke rumah EP di Desa Ngesong, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk menagih uangnya. Namun Yulia justru dihabisi oleh pelaku di dalam kandang ayam di rumahnya dengan hantaman linggis.

Diberitakan sebelumnya, mayat Yulia ditemukan terbakar di dalam mobilnya yang terparkir di halaman toko material bangunan di Dukuh Cendono Baru RT 4/7 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (20/10), sekitar pukul 22.00 WIB. Awalnya terdapat seorang warga yang melihat kepulan asap dari satu unit mobil dan ternyata, setelah dipadamkan, ada sesosok mayat perempuan di bagian belakang mobil.

Sejumlah saksi telah diperiksa polisi, mulai keluarga hingga warga yang menemukan mobil dan mayat terbakar di Sukoharjo. Dari olah TKP, polisi sempat mengungkap ada selotip di tangan korban. Selain itu, dari autopsi diketahui korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan benda tumpul.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar