Mulai Besok Gedung DPR akan Ditutup, Takut Didemo?

Rabu, 21/10/2020 22:44 WIB
Gedung DPR ditutup dua hari untuk sterilisasi COVID-19(Doc. DPR RI)

Gedung DPR ditutup dua hari untuk sterilisasi COVID-19(Doc. DPR RI)

Jakarta, law-justice.co - Di tengah tingginya gelombang aksi demo tolak Undang-Undang Omnibus Law ada kabar kalau gedung DPR RI akan ditutup mulai Kamis (22/10/2020) besok. Namun, ternyata penutupan hingga Jumat (23/10/2020) itu lantaran untuk sterilisasi demi mencegah penyebaran COVID-19.

"Iya (kompleks DPR akan disterilisasi), Kamis-Jumat, 22 dan 23 Oktober," kata Indra kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Namun, Indra memastikan aktivitas pekerjaan DPR tetap akan dilakukan. Ia mengatakan semua gedung yang ada di kompleks DPR akan disterilisasi.

"Seluruh aktivitas akan dilakukan dengan cara work from home, karena akan dilakukan sterilisasi seluruh, termasuk gedung Setjen DPR. Ini untuk memastikan seluruh kawasan benar-benar steril sebelum masa sidang II dimulai pada tanggal 9 November," papar Indra.

Penutupan gedung DPR tertuang dalam Surat Pengumuman Sekretariat Jenderal DPR RI tertanggal 21 Oktober 2020 yang diteken oleh Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Y.O.I Tahapari. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut sterilisasi tidak hanya dilakukan di tempat tertutup.

"Surat ini benar, karena kita kemarin itu semi-lockdown, jadi kegiatan sangat-sangat terbatas. Tetapi besok, selama 2 hari, sesuai dengan surat, kita memang akan semprot, dikarenakan seluruh area akan diadakan semprot ulang. Tidak terkecuali, baik tempat terbuka maupun tertutup, untuk penyemprotan dalam rangka protokol COVID-19," papar Dasco.

Untuk diketahui, setelah sejumlah anggota Dewan positif COVID-19, Sekretariat DPR memutuskan menutup atau me-lockdown gedung Nusantara I. Lockdown dilakukan sejak 12 Oktober hingga 8 November 2020.

"Karena berkaitan dengan sterilisasi ruang anggota Dewan, tentu yang akan kami lockdown mulai Senin (12/10) nanti adalah zonasi Nusantara I," kata Indra.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar