Usai Amankan Demo, 5 Anggota Polisi di Bekasi Positif COVID-19

Sabtu, 17/10/2020 14:24 WIB
Polisi kena COVID-19 usai amankan demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Robinsar Nainggolan)

Polisi kena COVID-19 usai amankan demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Robinsar Nainggolan)

Bekasi, Jabar, law-justice.co - Pengamanan aksi demo tolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu membawa petaka bagi lima orang anggota polisi di  Polres Metro Bekasi. Pasalnya, kini mereka dinyatakan positif COVID-19 usai melakukan tes swab massal.

Swab test massal dilakukan di Polsek-Polsek yang anggotanya terpapar Corona, yakni Polsek Cikarang Barat, Polsek Serang Baru dan Polsek Muaragembong.

"Iya rencananya akan kami lakukan swab massal. (Polsek) Cikarang Barat sudah lakukan swab massal. Kemudian (Polsek) Serang Baru juga lakukan swab massal," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan seperti dilansir dari detikcom, Sabtu (17/10/2020).

Di Polres Metro Bekasi sendiri belum dilakukan swab test massal karena nihil Corona. Akan tetapi, protokol kesehatan diperketat untuk mengantisipasi penularan virus Corona di lingkungan Mapolres Metro Bekasi.

"Untuk Polres kita lakukan protokol kesehatan lebih ketat lagi karena untuk saat ini belum ada orang yang mengalami gejala-gejala COVID-19 jadi belum dilaksanakan swab massal," imbuhnya.

Lebih lanjut Hendra mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Dia menyebut banyak peserta aksi yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Ya kami mengimbau para pendemo untuk benar-benar menjalankan protokol kesehatannya. Ketika diskusi sama kita, harus jaga jarak pakai masker. Kadang kan mereka euforia lagi diskusi, nggak pakai masker. Kemudian lagi orasi lepas masker, sementara polisi harus menjaga. Di situlah mungkin terkena," jelasnya.

Ia juga mengingatkan jajarannya lebih meningkatkan kedisiplinan akan protokol COVID-19, terutama personel yang menjalankan pengamanan unjuk rasa yang berhadapan dengan kerumunan massa.

"Tapi yang paling penting itu protokol kesehatannya itu harus ditingkatkan lagi ke anggota dalam melakukan pengamanan unjuk rasa. Walau tetap semangat, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan tinggi," tutur Hendra.

Sebelumnya diberitakan, lima polisi diketahui positif Corona setelah mengamankan unjuk rasa yang berlangsung sejak Kamis (8/10). Kelimanya menjalani swab test mandiri pada Minggu (11/10) dan baru diketahui positif Corona pada Selasa (13/10).

Kelimanya terdiri atas 3 dari Polsek Cikarang Barat, 1 dari Polsek Serang Baru, dan 1 dari Polsek Muaragembong. Selain 5 polisi tersebut, 3 lainnya terpapar Corona sebelum pelaksanaan aksi. Saat ini seluruhnya telah menjalani isolasi mandiri.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar