Gabung Bangkok Bank, Bank Permata Naik Kasta ke BUKU IV

Kamis, 08/10/2020 08:10 WIB
Bank Mandiri tawar Bank Permata dengan Rp 1.115 per saham (foto: Kompas)

Bank Mandiri tawar Bank Permata dengan Rp 1.115 per saham (foto: Kompas)

Jakarta, law-justice.co - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui integrasi Bank Permata dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia. Realisasi integrasi tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2020.

Integrasi ini akan membuat Bank Permata memenuhi persyaratan regulasi untuk menjadi bank BUKU IV di Indonesia dengan total modal inti lebih dari Rp 30 triliun dan rasio modal lebih dari 30%.

Terkait rencana akuisisi 89,12% kepemilikan saham atas Bank Permata yang telah diselesaikan pada tanggal 20 Mei 2020, OJK mensyaratkan untuk mendukung kebijakan konsolidasi perbankan di Indonesia dengan melakukan integrasi Bank Permata dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia.

Penyelesaian rencana Integrasi akan ditandai dengan pengalihan aset berkualitas baik dan liabilitas tertentu Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia secara hukum kepada Bank Permata, dan selanjutnya dilakukan pencabutan izin usaha Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia dalam waktu dua tahun sejak tanggal efektif Integrasi.

"Jaringan Bangkok Bank yang luas dan kemampuannya di lintas pasar utama Asia akan saling melengkapi penawaran produk dan membawa nilai tambah yang signifikan bagi nasabah PermataBank," ujar Direktur Utama PermataBank, Ridha D.M. Wirakusumah dalam keterangan pers, Rabu(7/10/2020).

Sementara itu, Chartsiri Sophonpanich, Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama PermataBank, mengatakan integrasi ini akan menggabungan Bangkok Bank Indonesia dengan Bank Permata menjadi satu tim.

"Sebagai satu entitas, kami akan memiliki kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan nasabah sekaligus memenuhi kebutuhan finansial individu maupun bisnis di Indonesia," katanya.

Kemitraan strategis tersebut, lanjut Chartsiri juga diharapkan dapat mendukung perekonomian Indonesia dan dapat membuka kesempatan dalam integrasi keuangan ASEAN yang tengah berjalan.

Dari sisi layanan nasabah, Bank Permata akan menjadi bank universal yang bergerak di segmen nasabah ritel, UMKM maupun korporasi. "Basis nasabah PermataBank akan lebih luas, termasuk jaringan nasabah Bangkok Bank Group yang berdomisili di Indonesia," katanya.

Selain itu, nasabah Bangkok Bank juga akan memiliki akses ke lebih dari 300 cabang Bank Permata di seluruh Indonesia, layanan perbankan ritel, syariah dan perbankan digita serta akses pembiayaan dengan mata uang Rupiah yang lebih luas.

(Hendrik S\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar