Rizal Ramli: Ambyar, Bayar Bunga Utang Saja Harus Ngutang Lagi

Minggu, 04/10/2020 15:55 WIB
Rizal Ramli, ekonom senior (Indonesiaberita.com)

Rizal Ramli, ekonom senior (Indonesiaberita.com)

Jakarta, law-justice.co - Ekonom senior Rizal Ramli menyatakan ada defisit anggaran sebesar Rp 1.188 triliun atau 51 persen APBN yang akan ditutup dengan utang. Hal itu membuat dirinya tak percaya dengan struktur keuangan dalam APBN 2019.

"Makin ambyaar. Untuk bayar bunga utang saja harus ngutang," tulisnya dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (4/10/2020).

Namun, Rizal Ramli lantas menyinggung otoritas fiskal yang tidak mahir. Sebab, katanya, tidak ada solusi yang dihadirkan.

Sebaliknya, tim ekonomi yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani justru selalu menimbulkan masalah baru.

"Otoritas fiskal tidak becus, tapi yg diobok-obok sektor moneter. Bukan cari solusi, malah bikin masalah baru. Makanya disebut menkeu `terbalik`," cuitan Rizal Ramli.

Rizal Ramli membuka suara terkait itu, lantaran mengomentari kicauan dari akun @Quvvatt tentang struktur keuangan APBN 2019. Akun ini memberi sejumlah data yang diklaim berasal dari LKPP BPK.

"1. Penerimaan negara Rp 1.960 T; 2. Bunga dan cicilan utang Rp 838 T (43 persen); 3. Penerimaan net Rp 1.123 T; 4. Belanja negara Rp 2.310 T; 5. Kekurangan dana Rp 1.188 T (51 persen). Jadi 51 persen APBN 2019 dibiayai dengan utang?" tulis akun tersebut.

(Hendrik S\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar