Veronica Koeman Ungkap Tujuan Rahasia Polisi Tangkap Mahasiswa Papua

Kamis, 01/10/2020 21:15 WIB
Veronica Koman (kanan) ungkap rencana rahasia polisi tangkap mahasiswa Papua di Surabaya (ABC Australia)

Veronica Koman (kanan) ungkap rencana rahasia polisi tangkap mahasiswa Papua di Surabaya (ABC Australia)

Jakarta, law-justice.co - Pada Desember 2018 lalu, Kepolisian Polrestabes Surabaya menangkap 233 mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Alasan polisi yang mengatakan mahasiswa papua ingin membuat kericuhan ditolak oleh Veronica Koman yang menjadi pengacara pendamping AMP kala itu.

Kini dia membongkar alasan sebenarnya polisi menangkap ratusan mahasiswa Papua tersebut. Veronica mengatakan polisi punya tujuan rahasia, yakni ingin mencari tahu orang asing atau bule yang ada di dalam asarama mahasiswa Papua di Surabaya.

"Desember 2018, 300-an mahasiswa di Surabaya ditangkap, hanya demi bisa cek bule yang lagi ada di dalam asrama itu siapa," katanya melalui cuitan di akun Twitternya @VeronicaKoman seperri dikutip law-justice.co, Kamis (1/10/2020).

Hal itu disampaikan aktivis HAM yang telah mengembalikan uang beasiswa ke pemerintah itu untuk menanggapi aksi pemerintah Indonesia yang menutup kejadian di Papua dari pihak asing. Menurutnya, jurnalis dan LSM Internasional tak diberi akses untuk mengetahui kejadian di Papua.

"`Pesanan luar negeri` itu makin tidak masuk akal lagi. Papua kurang ditutup apa dari luar negeri?? Jurnalis dan NGO internasional hampir mustahil ke Papua," katanya.

Untuk diketahui saat mahasiswa Papua ditangkap di Surabaya, ada satu Warga Negara Asing (WNA) yang sedang berkunjung ke asrama ikut ditangkap pihak imigrasi. Menurut Vero, massa AMP yang dari luar Surabaya sudah menjadwalkan pulang pada Minggu siang karena pada hari Senin (3/12/2018) harus kembali masuk kuliah.

"Polisi sebenarnya sudah menawarkan fasilitas bus untuk mengantar pulang malam itu. Tapi AMP menolak. Mereka memang tidak menerima fasilitas dari polisi. Makan minum di Polrestabes mereka patungan beli sendiri," jelas Vero.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar